IKNPOS.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kini memasuki babak baru yang lebih spesifik. Selain fokus pada infrastruktur perkantoran, Otorita IKN tengah serius mengawal transformasi kawasan Nusantara menjadi pusat ekowisata berbasis energi bersih yang menjadi standar baru kota berkelanjutan di Indonesia.
Visi “Kota Hutan” ini menjadi agenda utama dalam peninjauan terbaru di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap jengkal pembangunan di IKN tetap mengedepankan kelestarian alam tanpa mengesampingkan kecanggihan teknologi ramah lingkungan.
Komitmen Energi Bersih di Jantung Nusantara
Implementasi energi bersih menjadi pilar utama yang terus dikawal ketat oleh pemerintah. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa seluruh aktivitas pemerintahan dan hunian di IKN nantinya minim emisi karbon. Staf Khusus Wakil Presiden, Tina Talisa, menegaskan bahwa aspek energi menjadi poin krusial yang harus disiapkan secara matang sebelum ASN mulai berkantor secara bertahap.
“Kami melihat bagaimana pelaksanaan energi bersih di sini harus terus kita kawal bersama. Ini adalah bagian dari identitas IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan,” ujar Tina saat berdiskusi dengan jajaran Otorita IKN di Penajam Paser Utara.
Potensi Ekowisata sebagai Magnet Baru
Selain urusan birokrasi, IKN menyimpan potensi ekowisata yang luar biasa. Konsep pembangunan yang menyatu dengan alam memungkinkan pengembangan titik-titik wisata baru, seperti kawasan glamping (glamorous camping) yang sudah mulai tersedia. Kehadiran ruang terbuka hijau dan area wisata alam ini diharapkan mampu menyeimbangkan ekosistem kerja ASN agar tetap produktif dan jauh dari kesan kaku.
Pemanfaatan lahan hijau sebagai destinasi wisata edukasi dan rekreasi menjadi strategi cerdas agar IKN tidak hanya ramai di jam kerja, tetapi juga menjadi destinasi menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan dukungan teknologi ramah lingkungan, setiap pengunjung dapat menikmati keindahan alam Nusantara dengan dampak lingkungan yang minimal.







