IKNPOS.ID – Beberapa waktu lalu, Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) menggelar sholat Subuh berjamaah perdana yang khidmat dan tertib.
Menteri Agama Republik Indonesia, KH. Nasaruddin Umar, hadir sebagai imam sekaligus khatib, menekankan pentingnya peran manusia sebagai khalifah di muka bumi sesuai Surat Al-Baqarah ayat 30.
Pesan ini menjadi landasan spiritual dalam memakmurkan dan menjaga bumi melalui praktik ibadah sehari-hari, termasuk di lingkungan IKN.
Kesiapan Fasilitas dan Kapasitas Masjid
Kesiapan Masjid Negara menjelang Ramadan terlihat dari kapasitas dan pengelolaan fasilitasnya. Bangunan utama seluas 76.647 meter persegi mampu menampung hingga 29.095 jamaah, sementara rencana perluasan memungkinkan hingga 60.000 jamaah.
Penataan ruang ibadah empat lantai plus dua lantai mezanin dirancang untuk memberikan pengalaman spiritual yang nyaman dan terorganisir.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mendampingi Menteri Agama dalam peninjauan fasilitas, memastikan operasional masjid berjalan lancar selama Ramadan.
Simbol Inklusivitas dan Keberagaman
Selain kapasitas dan fasilitas, Masjid Negara berperan sebagai simbol inklusivitas di IKN. Kawasan peribadatan Nusantara tidak hanya menghadirkan masjid, tetapi juga Basilika untuk umat Katolik, Gereja Kristen, Pura, dan Wihara. Kehadiran fasilitas lintas agama ini menjadi representasi dari kota yang mengedepankan keberagaman dan toleransi.
Menteri Agama menegaskan, “Nah, dengan demikian kita akan lebih mempercepat aktivitas kantor kita di sini, karena ini adalah kebanggaan kita, makin cepat dilihat oleh dunia makin akan lebih bagus, insya Allah sesuai dengan harapan Bapak Presiden bahwa IKN ini nanti akan menjadi ikonik bangsa Indonesia yang sangat membanggakan.”
Persiapan Aktivitas Keagamaan Menjelang Ramadan
Pengelolaan Masjid Negara juga memperhatikan aspek teknologi dan kenyamanan jamaah. Sistem manajemen jamaah, tata suara, pencahayaan, dan ventilasi dirancang untuk mendukung kegiatan ibadah dengan lancar.
Aktivitas tambahan seperti pengajian, kajian rutin, dan pelayanan informasi bagi masyarakat turut disiapkan. Menteri Agama menyatakan,
“Saya dan Pak Bas mencoba untuk memanfaatkan masjid tercantik kita di Indonesia sekarang ini, Masjid IKN, menjelang bulan suci Ramadan… sehingga insya Allah bulan suci Ramadan yang akan datang kita sudah mulai aktif di penggunaan Masjid IKN.”
- aktivitas keagamaan modern di IKN
- aktivitas spiritual
- fasilitas keagamaan
- fasilitas lintas agama di IKN
- IKN
- inklusivitas
- kapasitas jamaah
- keberagaman agama
- kesiapan Masjid Negara menjelang Ramadan 2026
- Masjid Negara
- Masjid Negara simbol inklusivitas
- operasional masjid
- pengalaman ibadah nyaman dan modern
- persiapan masjid
- Ramadan 2026