Home Pendidikan Kaltim Bangun Sekolah Rakyat Permanen di 3 Lokasi Baru, Fokus Putus Rantai Kemiskinan
Pendidikan

Kaltim Bangun Sekolah Rakyat Permanen di 3 Lokasi Baru, Fokus Putus Rantai Kemiskinan

Share
Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat gagasan Presiden Prabowo Subianto.
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tancap gas memperkuat program Sekolah Rakyat dengan menyiapkan pembangunan fisik tiga sekolah permanen baru yang dijadwalkan mulai dibangun pada 2026 hingga 2027.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemprov Kaltim untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui jalur pendidikan, sekaligus memperluas akses belajar bagi anak-anak dari keluarga paling rentan.

Tiga Lokasi Siap Dibangun Permanen

Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa kesiapan lahan dan administrasi menjadi prioritas agar proses pembangunan berjalan tanpa hambatan.

“Kami sudah memastikan kesiapan lahan dan dokumen pendukung. Berdasarkan evaluasi, ada tiga lokasi tambahan yang siap dibangun secara permanen,” ujarnya di Samarinda, Kamis (15/1/2026).

Adapun tiga lokasi tersebut meliputi:

  1. Bukit Biru, Kabupaten Kutai Kartanegara
  2. Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara
  3. Kelurahan Sekambing, Kota Bontang

Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi, Pembangunan Terus Diperluas

Hingga Januari 2026, tiga Sekolah Rakyat rintisan telah beroperasi di Kalimantan Timur dan seluruhnya berada di Kota Samarinda. Sekolah-sekolah tersebut mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran 2025/2026.

Tak hanya itu, Pemprov Kaltim juga tengah membangun Sekolah Rakyat permanen di Jalan Stadion Palaran, Kecamatan Palaran, Samarinda. Saat ini, pembangunan telah memasuki tahap kedua, yakni proses kontrak, setelah sebelumnya dilakukan peletakan batu pertama secara serentak di tingkat nasional.

Lahan Luas, Dokumen Dikebut

Untuk pembangunan tahap berikutnya, tim dari Satuan Kerja Sarana Strategis Kementerian PUPR telah melakukan peninjauan lapangan. Hasilnya, lokasi di Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, dan Bontang dinyatakan memenuhi persyaratan awal.

Mengingat luas lahan di masing-masing titik lebih dari lima hektare, Pemprov Kaltim saat ini tengah merampungkan berbagai dokumen penting, antara lain:

  • Sertifikat lahan
  • Surat pernyataan bebas sengketa
  • Dokumen AMDAL dan AMDAL Lalu Lintas

Proses ini berjalan paralel dengan penyusunan Detailed Engineering Design (DED) oleh Kementerian PUPR. Andi optimistis, apabila seluruh persyaratan rampung tepat waktu, kontrak pembangunan dapat dimulai pada awal 2026.

Prioritas untuk Anak Keluarga Miskin Ekstrem

Lebih dari sekadar pembangunan sekolah, Andi menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, terutama yang masuk dalam desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.

Share
Related Articles
Pendidikan

Putra-putri IKN Jangan Lewatkan Kesempatan Ini! Beasiswa Otorita IKN-Universitas Brawijaya

IKNPOS.ID - Putra-putri yang berdomisili di wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN),...

Pendidikan

Kemdiktisaintek Dorong Kampus Kembangkan Riset Berbasis Potensi Lokal

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong perguruan tinggi di Indonesia...

Menteri Sekretaris Negara Pratikno
Pendidikan

Pemerintah Atur Penggunaan AI di Sekolah, Faktor Usia dan Kesiapan Anak Jadi Pertimbangan Utama

Pemerintah mulai menerapkan aturan terkait pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) di lingkungan...

Pendidikan

Kuliah Gratis di IKN Dibuka! Otorita IKN Siapkan Beasiswa S1 untuk Warga Lokal

IKNPOS.ID - Kabar baik bagi masyarakat di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN)....