IKNPOS.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya, mengungkapkan kesiapan Aparatur Sipil Negara (ASN) menghadapi relokasi ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Dalam kunjungan yang dipadukan dengan penanaman pohon nyamplung dan peninjauan Rumah Susun untuk ASN, Bima Arya menilai fasilitas yang tersedia sudah modern dan siap huni, sehingga para ASN dapat tinggal nyaman di kota masa depan ini.
Fasilitas Hunian ASN yang Siap Huni
Menurut Bima Arya, Rumah Susun ASN yang ditinjau memiliki standar canggih, mulai dari desain hunian hingga sistem air bersih yang dapat langsung dikonsumsi. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah menyiapkan IKN tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai tempat tinggal yang layak dan nyaman bagi para pegawai negeri.
Momentum Kunjungan Presiden
Selain meninjau hunian ASN, Bima Arya juga menyebutkan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke IKN menjadi momentum penting dalam memastikan pembangunan ibu kota baru berjalan sesuai rencana dan berkelanjutan. Kunjungan tersebut memperlihatkan komitmen pemerintah untuk menjaga kelancaran proyek strategis nasional ini.
Penataan Kawasan dan Infrastruktur
Pemerintah melalui Otorita IKN menekankan bahwa pembangunan hunian ASN diselaraskan dengan prinsip kota modern dan ramah lingkungan. Penataan kawasan, sarana transportasi, dan fasilitas publik dirancang untuk menunjang kualitas hidup yang tinggi bagi penghuni, termasuk para ASN yang nantinya akan menempati hunian tersebut.
Kesiapan ASN Pindah ke IKN
Pertanyaan yang muncul adalah sejauh mana ASN siap untuk melakukan relokasi ke IKN. Beberapa faktor, seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, transportasi, dan kenyamanan tempat tinggal menjadi pertimbangan utama. Dengan tersedianya rumah susun modern dan akses langsung ke air bersih, pemerintah berharap tingkat kesiapan ASN meningkat seiring selesainya pembangunan infrastruktur pendukung.
Bima Arya menekankan pentingnya pendekatan bertahap dalam relokasi ASN. Ia menilai bahwa penyediaan hunian berkualitas dan fasilitas kota yang matang akan mempercepat adaptasi ASN di IKN. Selain itu, keterlibatan seluruh kementerian dan instansi terkait dalam menyiapkan layanan publik yang optimal menjadi kunci keberhasilan perpindahan ini.







