IKNPOS.ID – Kerusakan sejumlah ruas jalan nasional di Kalimantan Timur (Kaltim) kian mengkhawatirkan dan berdampak langsung pada mobilitas warga serta distribusi logistik. Kondisi ini mendorong Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud melaporkan secara langsung permasalahan tersebut kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Laporan itu disampaikan saat penyambutan Menko AHY di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Senin. Rudy menegaskan, kerusakan jalan nasional di Kaltim sudah berada pada level darurat dan membutuhkan penanganan serius dari pemerintah pusat.
“Masalah jalan nasional ini saya sampaikan secara detail langsung kepada Pak Menko,” ujar Rudy.
Berikut daftar ruas jalan nasional di Kalimantan Timur yang dilaporkan mengalami kerusakan parah:
1. Jalan Nasional Kutai Barat – Samarinda
Ruas ini menjadi salah satu yang paling memprihatinkan. Kerusakan terjadi hampir merata di sepanjang jalur, dengan lubang jalan sedalam 50–60 sentimeter. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas melambat drastis dan berisiko tinggi bagi pengguna jalan.
Pada awal Januari 2026, jalur ini bahkan nyaris lumpuh, sehingga Pemprov Kaltim mendesak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) segera turun tangan.
2. Jalan Nasional Kutai Barat – Mahakam Ulu
Jalur ini merupakan akses satu-satunya menuju Mahakam Ulu. Kerusakan berat menyebabkan distribusi logistik terhambat dan memicu kenaikan biaya transportasi.
Pemprov Kaltim telah mengalokasikan sekitar Rp90 miliar sebagai dukungan perbaikan, dengan target penyelesaian pada 2026.
3. Infrastruktur Jalan Tol IKN (Segmen Karangjoang & Seksi 3A2)
Kerusakan juga terjadi pada jalan tol penunjang Ibu Kota Nusantara (IKN). Penurunan struktur dan pergeseran tanah dilaporkan terjadi akibat cuaca ekstrem dan hujan deras awal Januari 2026.
BBPJN menargetkan perbaikan tuntas sebelum mudik Lebaran 2026.
4. Jalan Nasional Sangatta – Bengalon
Ruas ini menjadi perhatian khusus karena kerusakan di area crossing tambang. Kondisi jalan hampir terputus dan berpotensi mengisolasi wilayah jika tidak segera ditangani.
Menanggapi laporan tersebut, Menko IPK AHY disebut berkomitmen mengawal langsung proses perbaikan dan pembangunan jalan nasional di Kalimantan Timur.
“Beliau berjanji akan memastikan pembangunan dan perbaikan jalan nasional di Kaltim berjalan sampai tuntas,” kata Rudy.







