Home News Gelombang Unjuk Rasa Iran Terus Berlangsung, Sudah Ratusan Tewas
News

Gelombang Unjuk Rasa Iran Terus Berlangsung, Sudah Ratusan Tewas

Share
Ilustrasi Unjuk Rasa, Image: DALL·E 3
Share

IKNPOS.ID – Gelombang unjuk rasa di Iran terus berlangsung dalam beberapa hari terakhir, menyebar ke kota-kota besar seperti Teheran, Mashhad, dan Rasht. Protes ini dipicu oleh kondisi ekonomi yang memburuk, termasuk inflasi tinggi dan nilai mata uang yang menurun, sehingga memicu ketidakpuasan publik.

Laporan dari Human Rights Activists News Agency (HRANA) yang dikutip oleh BBC menyebutkan lebih dari 490 pengunjuk rasa dan 48 anggota aparat keamanan meninggal dunia selama dua pekan terakhir. Selain itu, lebih dari 10.600 orang ditahan selama periode ini, mencerminkan skala unjuk rasa yang luas.

Kondisi Lapangan dan Pembatasan Informasi

Rumah sakit di beberapa kota melaporkan jumlah korban luka dan jenazah meningkat pesat. Di Rasht, 70 jenazah dibawa ke satu rumah sakit dalam satu malam, sementara di Teheran sekitar 38 orang tewas saat tiba di ruang gawat darurat. Aparat keamanan dikabarkan menarget pengunjuk rasa yang merekam aksi mereka sendiri.

Pembatasan internet yang diberlakukan pemerintah Iran mempersulit verifikasi informasi secara independen, meskipun beberapa video yang diverifikasi oleh BBC menunjukkan interaksi antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan, serta bentrokan di berbagai wilayah.

Ancaman dan Respons Internasional

Pemerintah Iran memperingatkan adanya konsekuensi serius jika terjadi intervensi militer dari luar negeri. Parlemen Iran menyatakan bahwa serangan terhadap negara ini dapat menimbulkan target sah di wilayah militer asing. Sementara itu, Amerika Serikat menyatakan kesiapan untuk memantau situasi dan menilai langkah-langkah yang sesuai, termasuk opsi non-militer. Pernyataan dari kedua pihak menekankan perlunya kehati-hatian dan pertimbangan strategis dalam menghadapi situasi yang sensitif.

Dukungan Moral dan Kewaspadaan

Beberapa tokoh internasional dan eksil Iran menyampaikan dukungan moral bagi pengunjuk rasa, serta menyerukan agar mereka tetap berhati-hati dan bergerak dalam kelompok demi keselamatan. Amnesty International menekankan pentingnya perlindungan hak-hak warga sipil dan kewaspadaan dalam penggunaan kekuatan.

Share
Related Articles
Dialog warga dan Wapres Gibran
News

Warga Curhat ke Wapres Gibran: Tambang Ilegal Disebut Jadi Biang Banjir Tahunan di Kalsel

IKNPOS.ID - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menerima keluhan langsung...

ABK WNI diculik di Gabon
News

Perburuan Bajak Laut di Gabon: Pemerintah RI Upayakan Penyelamatan 4 ABK WNI yang Diculik

IKNPOS.ID - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bergerak cepat merespons...

News

Crane Konstruksi Timpa Kereta di Thailand, 22 Orang Tewas

IKNPOS.ID - Kecelakaan transportasi serius terjadi di Thailand pada Rabu pagi ketika...

Demo Ojol Kedubes AS
News

Massa Ojol Padati Depan Kedubes AS, Arus Lalu Lintas Medan Merdeka Selatan Ditutup Total

IKNPOS.ID - Ratusan massa yang tergabung dalam Perhimpunan Ojek Online Indonesia menggelar...