Home News NESTLE KRISIS! 800 Formula Bayi Tercemar Toksin, Merek Terkenal Ditarik dari Pasaran, Bagaimana di Indonesia?
News

NESTLE KRISIS! 800 Formula Bayi Tercemar Toksin, Merek Terkenal Ditarik dari Pasaran, Bagaimana di Indonesia?

Share
NESTLE KRISIS, 800 Formula Bayi Tercemar Toksin, Merek Terkenal Ditarik dari Pasaran, Saham Terjun Bebas
NESTLE KRISIS, 800 Formula Bayi Tercemar Toksin, Merek Terkenal Ditarik dari Pasaran, Saham Terjun Bebas
Share

IKNPOS.ID – Perusahaan nutrisi raksasa, Nestle, tengah menghadapi krisis besar. Lebih dari 800 produk formula bayi ditarik dari pasaran. Ini setelah produknya diduga tercemar toksin cereulide.

Penarikan ini kini mencakup negara-negara besar di Asia seperti Tiongkok, Brasil, dan Afrika Selatan hingga Amerika.

Sejumlah merek ternama seperti SMA, BEBA, NAN, dan Alfamino termasuk dalam daftar produk yang ditarik.

Langkah darurat ini diambil setelah adanya temuan potensi kontaminasi cereulide, sejenis toksin yang dapat menyebabkan gejala mual dan muntah pada bayi.

Meski   begitu, hingga saat ini belum ada laporan kasus kesakitan yang terkonfirmasi terkait konsumsi produk tersebut.

Peringatan Kesehatan di 37 Negara

Sedikitnya 37 negara telah mengeluarkan peringatan kesehatan terkait potensi kontaminasi ini.

Otoritas kesehatan Brasil menyatakan bahwa tindakan ini merupakan langkah preventif setelah toksin terdeteksi pada produk yang berasal dari Belanda.

Nestle Tiongkok juga telah mengonfirmasi penarikan terhadap batch formula yang diimpor dari Eropa.

Di Afrika Selatan, Komisi Konsumen Nasional melaporkan produk formula NAN yang ditarik diproduksi pada Juni 2025 dengan masa kedaluwarsa 18 bulan dan produk dari batch tersebut diketahui juga telah diekspor ke Namibia dan Eswatini.

Kementerian Kesehatan Austria menyebut insiden ini sebagai penarikan produk terbesar dalam sejarah Nestle, yang melibatkan lebih dari 800 jenis produk dari 10 pabrik berbeda.

Pihak Nestle menjelaskan masalah kualitas terdeteksi pada bahan baku arachidonic acid oil (minyak asam arakidonat) yang dipasok oleh salah satu vendor utama mereka.

Saham Nestle Anjlok

“Kami telah melakukan pengujian terhadap seluruh campuran minyak yang digunakan dalam produksi dan kini tengah meningkatkan kapasitas produksi dengan menggandeng pemasok alternatif guna menjaga ketersediaan stok,” ujar juru bicara Nestle, seperti dikutip Channel News Asia, Kamis, 8 Januari 2025.

Insiden ini memberikan tekanan besar bagi CEO baru Nestle, Philipp Navratil, di tengah upayanya memulihkan pertumbuhan perusahaan.

Share
Related Articles
RUU Aneksasi Greenland Amerika Serikat
News

Langkah Nyata AS Kuasai Greenland: RUU Aneksasi Resmi Diperkenalkan di Kongres

IKNPOS.ID - Keinginan Amerika Serikat untuk memiliki Greenland bukan lagi sekadar wacana...

News

Daftar Teknologi Pencegahan Banjir yang Perlu Diterapkan Kota-kota Besar

IKNPOS.ID - Banjir di kota besar bukan hanya soal curah hujan tinggi,...

News

Fenomena Langit Pink di West Midlands Terungkap

IKNPOS.ID - Fenomena langit pink yang mengejutkan warga West Midlands, Inggris, akhirnya...

News

AS Kenakan Tarif Perdagangan 25 Persen pada Negara Mitra Iran

IKNPOS.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pengenaan tarif perdagangan sebesar...