Home News Menkeu Purbaya Bocorkan Akan Ada Penangkapan Besar-Besaran! Pelaku Penyelundupan dan Under Invoicing Jadi Target Utama!
News

Menkeu Purbaya Bocorkan Akan Ada Penangkapan Besar-Besaran! Pelaku Penyelundupan dan Under Invoicing Jadi Target Utama!

Share
utang proyek Kereta Cepat Whoosh
Menkeu Purbaya menolak penggunaan APBN untuk menutup utang proyek Kereta Cepat Whoosh Jakarta–Bandung. Keputusan ini memunculkan pertanyaan baru: siapa yang akan menanggung kewajiban tersebut.Foto:IST
Share

IKNPOS.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan kabar mengejutkan terkait rencana penangkapan besar-besaran terhadap pelaku penyelundupan dan praktik under invoicing yang selama ini merugikan keuangan negara.

Dalam pernyataannya yang disampaikan melalui kanal YouTube Kompas TV pada Selasa (21/10/2025), Purbaya mengatakan bahwa daftar nama para pelaku sudah dikantongi pemerintah dan siap dieksekusi oleh aparat penegak hukum dalam waktu dekat.

“Yang (melakukan) under invoicing, yang selama ini nyelundupin, yang banyak apa, tekstil, baja, apa segala macam itu kan sudah ada nama-nama pemainnya,” ungkap Purbaya dengan tegas.

Menurutnya, langkah tegas ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam membersihkan praktik mafia impor dan penyelundupan yang selama ini melemahkan struktur industri nasional.

Apa Itu Under Invoicing dan Mengapa Berbahaya untuk Ekonomi?

Under invoicing merupakan praktik manipulatif dalam dunia perdagangan internasional, di mana pelaku sengaja mencantumkan nilai faktur lebih rendah dari harga sebenarnya.

Tujuan utamanya adalah menghindari bea masuk dan pajak, sehingga merugikan pendapatan negara. Praktik ini termasuk pelanggaran berat dalam ketentuan kepabeanan dan bisa dikenakan sanksi pidana.

Dalam banyak kasus, under invoicing dilakukan oleh importir nakal di sektor-sektor strategis seperti tekstil, baja, dan rokok, yang selama ini menjadi tulang punggung industri nasional.

Tidak Pandang Bulu, Semua Akan Diproses

Menkeu Purbaya menegaskan, aksi bersih-bersih ini tidak akan pandang bulu, termasuk jika pelaku berasal dari kalangan pejabat atau pengusaha besar.

“Kan tinggal kita pilih aja siapa yang mau kita proses,” ujarnya.

Purbaya menambahkan bahwa langkah ini menjadi bukti komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menciptakan ekonomi yang bersih dan berkeadilan.

“Yang suka main selundup, saya tangkap. Bentar lagi ada penangkapan besar-besaran. Saya enggak peduli di belakangnya siapa. Di belakang saya pasti ada yang paling tinggi, Presiden paling tinggi di sini. Pasti beres,” kata Purbaya sebelumnya di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Share
Related Articles
News

H-5 Idulfitri 2026, Pergerakan Kendaraan di Tol Jabar dan Jabodetabek Meningkat

IKNPOS. ID - Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT)...

News

Serpihan Drone Jatuh di Dubai, Dua Penerbangan dari Indonesia Terpaksa Alih Rute

IKNPOS.ID - Penutupan sementara ruang udara Uni Emirat Arab (UEA) berdampak pada...

AS-Iran Kembali Bertemu di Oman: Kesepakatan atau Bencana?
News

Israel Akan Kirim Angkatan Laut untuk Dukung AS di Selat Hormuz

IKNPOS.ID - Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat seiring eskalasi konflik...

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir
News

Warga Muhammadiyah di Bali Diimbau Tidak Rayakan Malam Takbiran

IKNPOS.ID - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, memberikan arahan khusus...