Home Ragam Immanuel Ebenezer Sebut Puluhan Kendaraan yang Disita KPK Bukan Miliknya
Ragam

Immanuel Ebenezer Sebut Puluhan Kendaraan yang Disita KPK Bukan Miliknya

Share
Mantan wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenker) Immanuel Ebenezer.
Mantan wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenker) Immanuel Ebenezer.
Share

IKNPOS.ID – Mantan wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenker) Immanuel Ebenezer Gerung alias Noel mengklaim puluhan mobil yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak ada miliknya.

Noel merupakan tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dalam sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

“Yang pasti saya tidak ada OTT (Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan yang 20 sekian mobil itu tidak ada satupun mobil saya ya,” ujar Noel dikutip Sabtu, 18 Oktober 2025.

Ia juga mengaku juga akan melakukan upaya hukum terkait kasus yang menjeratnya. Namun, dia tak merinci lebih jauh upaya apa yang akan dilakukannya.

“Kita akan melakukan upaya hukum. Nanti lah, nanti dong,” ujarnya.

Noel juga membantah dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Agustus 2025 lalu.

“Yang jelas gini, dari kpk ga pernah menyebutkan saya OTT,” jelasnya.

Ada sebanyak 25 mobil dan 7 motor yang disita dalam kasus ini.

“KPK memindahkan barang sitaan kasus Kemnaker dari Gedung Merah Putih KPK ke Rupbasan KPK di Cawang,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis pada Rabu, 1 Oktober 2025.

Pemindahan puluhan kendaraan tersebut dibantu dengan sejumlah mobil towing.

Kendaraan tersebut terdiri dari 4 Honda CRV, BMW 330i, Suzuki Jimny 5 pintu, 2 Mitsubishi Xpander, Toyota Corolla, Hyundai Stargazer, 2 Hyundai Palisade, Hilux, Jeep Cherokee, Nissan GTR.

Mitsubishi Pajer Sport, Toyota LC HDJ 80 R, Toyota Yaris, Land Cruiser 300, BAIC BJ40 Plus, Mercedes Benz C300, Mazda 6 SDN, Suzuki 3K5FX (4×2), BMW tipe 218i, Wuling.

Kemudian Vespa Sprint, Vespa, Ducati Xdiavel, Ducati Hypermotard, Ducati Multi Strada, Ducati Streetfighter, dan Ducati Scrambler.

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan bahwa kegiatan tangkap tangan ini bermula dari laporan pengaduan masyarakat yang diterima KPK.

Dari informasi yang dihimpun tersebut, Setyo menjelaskan bahwa pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 20-21 Agustus 2025, Tim KPK kemudian bergerak secara paralel di beberapa lokasi diwilayah Jakarta.

Share
Related Articles
Muktamar NU
Ragam

Gus Salam dan Gus Yusuf “dijegal” Pasal Perkum di Muktamar NU Ke-35

IKNPOS.ID - Ratusan pemudan nahdliyyin masuk merangsek mendesak ke arena Muktamar menyampaikan...

BTN
Ragam

BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah Subsidi, Perkuat Penyaluran FLPP di Jambi

IKNPOS.ID - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendorong peningkatan kualitas...

Shopee
Ragam

Naykilla Ungkap Gaya Belanja Centyl, Ada Face Sticker hingga Fashion Viral bersama Shopee 9.9 Super Shopping Day

IKNPOS.ID - Face sticker warna-warni, aksesori rambut yang gemas, statement belt, hingga...

BTN
Ragam

Danantara Housing Expo Perkuat Ekosistem Perumahan, BTN Dorong KPR Makin Terjangkau

IKNPOS.ID - Danantara Housing Expo (DHE) 2026 memperkuat kolaborasi ekosistem perumahan dengan...