IKNPOS.ID – Pertandingan menarik akan tersaji dalam lanjutan pekan ketujuh Serie A Italia malam ini, Sabtu (18/10/2025), ketika Lecce menjamu Sassuolo di Stadion Via del Mare.
Duel ini dijadwalkan kick off pukul 20.00 WIB dan diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sedang berusaha memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.
Ini menjadi pertemuan pertama kedua tim sejak April 2024, ketika pasukan Eusebio Di Francesco sukses membawa Sassuolo menang telak 3-0 atas Lecce di Stadion Mapei.
Kini, dengan situasi yang berbeda, keduanya kembali bersua dengan semangat baru.
Berusaha Bangkit dari Tren Negatif
Lecce tengah berjuang keras untuk menemukan konsistensi di awal musim ini. Dalam enam pertandingan Serie A 2025/2026, mereka baru mengumpulkan lima poin dan duduk di posisi ke-16 klasemen sejajar dengan Parma dan Torino.
Meski demikian, ada secercah harapan bagi tim asuhan Di Francesco. Sebelum jeda internasional, Lecce berhasil meraih kemenangan penting atas Parma dengan skor tipis 1-0, berkat gol indah dari Riccardo Sottil.
Itu menjadi gol pertamanya musim ini dan kemenangan tersebut setidaknya memberi dorongan moral bagi skuad Giallorossi.
Namun, jika menilik performa kandang, Lecce justru masih bermasalah. Dalam 13 pertandingan kandang terakhir, mereka hanya meraih satu kemenangan, delapan kali kalah, dan empat kali imbang. Catatan ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri jelang menjamu Sassuolo.
Performa Sassuolo: Mulai Stabil di Tangan Fabio Grosso
Di sisi lain, Sassuolo tampil lebih solid dalam beberapa pekan terakhir. Setelah menelan dua kekalahan di awal musim melawan Napoli dan Cremonese, pasukan Fabio Grosso kini bangkit dengan tiga kemenangan dalam empat laga terakhir.
Kemenangan terbaru mereka datang lewat gol tunggal Andrea Pinamonti saat menghadapi Hellas Verona di Stadion Marcantonio Bentegodi.
Berkat hasil itu, Sassuolo kini mengoleksi sembilan poin dari enam laga, menempati posisi kesembilan klasemen Serie A, sejajar dengan Como dan Cremonese.
Skuad Neroverdi juga mulai menunjukkan ketajaman dan kekompakan di lini depan, dengan permainan cepat khas Grosso yang memanfaatkan keunggulan sayap dan transisi cepat dari lini tengah.