IKNPOS.ID – Telkomsel, Wifi dan MyRepublic dinyatakan lolos mengikuti proses lelang internet murah 100 Mbps setelah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengumumkan hasil evaluasi administrasi Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 1,4 GHz untuk layanan Akses Nirkabel Pitalebar (Broadband Wireless Access/BWA) tahun 2025.
Frekuensi 1,4 Ghz digunakan untuk layanan internet fixed wireless yang merupakan layanan internet tanpa kabel. Namun ini hanya bisa digunakan lokasi tertentu tidak seperti layanan seluler yang bisa digunakan di berbagai tempat hingga luar kota.
Komdigi membuka lelang 1,4 Ghz untuk layanan Fixed Wireless Access. Seleksi ini memiliki total lebar 80Mhz dengan rentang 1432Mhz-1512Mhz. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan internet tetap. Begitu juga agar ada pemerataan transformasi di tanah air.
“Langkah ini tidak hanya membuka ruang bagi penyelenggara jaringan untuk meningkatkan kapasitas dan cakupan layanan, tetapi juga memperluas pilihan akses internet yang lebih terjangkau bagi masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto dalam keterangannya beberapa waktu lalu.
Proses seleksi ini diawal dengan pengambilan dokumen seleksi oleh tujuh perusahaan penyelenggara telekomunikasi pada 11-20 Agustus 2025. Namun, hanya lima perusahaan yang menyerahkan dokumen keikutsertaan pada 23 September 2025.
Komdigi akan melanjutkan proses ke tahap lelang harga yang dijadwalkan dimulai pada Senin, 13 Oktober 2025 melalui sistem e-Auction.
Peserta seleksi yang tidak menerima hasil evaluasi administrasi masih diberi kesempatan untuk menyampaikan sanggahan tertulis melalui sistem e-Auction paling lambat Jumat, 3 Oktober 2025 pukul 15.00 WIB. Namun, sanggahan yang diajukan melewati batas waktu atau tidak sesuai dengan ketentuan akan dinyatakan tidak diterima.
Komdigi menegaskan pelaksanaan seleksi tetap berjalan meskipun terdapat sanggahan hasil evaluasi.







