Home Tekno Harga Pi Network Naik Tipis ke $0,3454, Tapi Tekanan Jual Masih Kuat
Tekno

Harga Pi Network Naik Tipis ke $0,3454, Tapi Tekanan Jual Masih Kuat

Share
Harga Pi
Share

IKNPOS. ID- Jaringan Pi (Pi Network) telah berhasil memindahkan lebih dari 12 juta penggunanya ke sistem utama (mainnet). Saat ini, ada sekitar 8,04 miliar koin PI yang sudah beredar, padahal total maksimum yang bisa beredar adalah 100 miliar. Jadi, yang beredar baru kurang dari 10%.

Meskipun ini pencapaian besar, seorang analis kripto memperingatkan bahwa Jaringan Pi masih punya masalah serius: risiko inflasi struktural. Artinya, jumlah koin yang terus bertambah bisa menekan harga Pi, membuatnya sulit mencapai nilai $1, walaupun ekosistem Pi terus tumbuh.

Harga Pi Sedikit Naik, Tapi Masih Jauh dari Target

Pada 11 September 2025, harga 1 koin Pi tercatat $0,3454, naik tipis 0,3% dalam 24 jam. Jika dikonversi ke rupiah (kurs $1 = Rp16.476), maka harga 1 Pi adalah sekitar Rp5.691.

Dalam sehari, harga Pi bergerak di kisaran $0,3431 – $0,3462.

Saat ini, kapitalisasi pasar Pi Network mencapai $2,77 miliar, dan valuasi maksimal (FDV)-nya sebesar $4,27 miliar. Aktivitas jual beli juga cukup ramai, dengan volume perdagangan harian sekitar $24,94 juta.

Kenapa Harga Pi Susah Naik ke $1?

Menurut pakar kripto Kosasi Nakamoto, harga Pi turun 17% dalam sebulan terakhir, terutama karena proses migrasi yang makin cepat. Dalam 3 bulan terakhir, harganya bahkan turun 45% karena Pi belum bisa menunjukkan keunggulan yang jelas dibanding para pesaing.

Padahal, Pi sudah meluncurkan beberapa inovasi seperti:

Pembaruan Protokol 23 dengan dukungan node Linux,

Sistem KYC yang lebih aman dan terdesentralisasi,

Skalabilitas yang lebih baik,

Serta peluncuran ekosistem game dan DeFi PiOnline.

Namun, semua ini belum cukup kuat untuk melawan tekanan dari proyek lain seperti Remittix — layanan pengiriman uang dengan biaya sangat murah (hanya 0,1%). Remittix juga punya dukungan institusional, manfaat nyata, dan rencana pengembangan yang lebih jelas.

Kata Nakamoto:

“Pesaing seperti Remittix yang menawarkan biaya remitansi rendah menekan valuasi spekulatif Pi.”

Token Baru dan Cadangan Bursa Menambah Tekanan Jual

Sejak Mei lalu, satu “paus” kripto (investor besar) sudah membeli lebih dari 331 juta Pi, senilai sekitar $113 juta. Awalnya, pembelian besar ini membantu menjaga harga tetap stabil.

Share
Related Articles
Tekno

Rumor iPhone 19e: Apple Siapkan Layar ProMotion untuk Kelas Menengah?

IKNPOS.ID - Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar terbaru terkait pengembangan...

Tekno

Keren Nih! Samsung Akan Rilis Ponsel Lipat dengan Layar 7,6 Inci

IKNPOS.ID - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain...

Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...