Home Tekno Pi Network Anjlok 88% dari Puncaknya, Apakah Masih Menjadi Aset Kripto Masa Depan?
Tekno

Pi Network Anjlok 88% dari Puncaknya, Apakah Masih Menjadi Aset Kripto Masa Depan?

Share
harga Pi hari ini
Harga Pi (PI) anjlok lebih dari 88% sejak mencapai all-time high Februari 2025. Foto:X
Share

IKNPOS.ID – Harga Pi Network mengalami penurunan  signifikan. Berdasarkan data terbaru, harga Pi kini berada di level $0,3459 per koin, turun sekitar 88,41% dari rekor tertingginya di $2,98 pada Februari 2025. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan investor: apakah Pi Network masih relevan sebagai aset kripto masa depan?

Performa Harga dan Statistik Pi Network

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, harga Pi bergerak pada kisaran $0,3361 hingga $0,353. Meskipun terjadi penurunan besar dari level tertingginya, pergerakan harga harian masih menunjukkan adanya likuiditas dengan kenaikan tipis sebesar 1,75%.

Pi Network saat ini mencatat kapitalisasi pasar senilai $2,76 miliar, dengan volume perdagangan harian sekitar $46,12 juta. Jika dibandingkan dengan total kapitalisasi pasar aset kripto global, posisi Pi berada di urutan #41, menunjukkan tingkat penerimaan yang cukup tinggi meski masih menghadapi tekanan jual.

Tokenomics dan Sirkulasi Pi

Pi Network memiliki total suplai maksimal 100 miliar koin, dengan suplai beredar saat ini sekitar 7,99 miliar PI. Sementara itu, nilai Full Diluted Valuation (FDV) Pi tercatat mencapai $34,59 miliar, mencerminkan potensi nilai jangka panjang jika seluruh koin sudah beredar di pasar.

Faktor Penyebab Penurunan Harga Pi

Beberapa analis menyebutkan ada beberapa alasan utama di balik penurunan tajam harga Pi, antara lain:

Ketidakjelasan Ekosistem – Pi Network masih menghadapi tantangan dalam membuktikan utilitas nyata tokennya di luar sekadar perdagangan spekulatif.

Tekanan Pasar Kripto – Koreksi harga besar-besaran pada mayoritas aset digital ikut memengaruhi sentimen investor terhadap Pi.

Distribusi Token – Dengan suplai total yang sangat besar, tekanan jual dari para penambang awal turut menekan harga di pasar sekunder.

Prospek Pi Network ke Depan

Meskipun harga Pi saat ini jauh dari titik tertingginya, komunitas Pi Network tetap solid dengan lebih dari 265 ribu pengguna aktif yang tercatat di berbagai platform. Selain itu, Pi Network masih memiliki berbagai proyek dalam pengembangan, termasuk integrasi ke ekosistem blockchain Layer 1 serta memperluas konsep mobile mining yang menjadi daya tarik utama sejak awal.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...