Home Tekno Mining Crypto Lewat Android 2025: Gratis, Aman, atau Cuma Bikin HP Rusak?
Tekno

Mining Crypto Lewat Android 2025: Gratis, Aman, atau Cuma Bikin HP Rusak?

Share
Ethereum ALR Miner
Ethereum mengalami kenaikan signifikan didukung aliran modal struktural. ALR Miner menyediakan platform cloud mining aman untuk menghasilkan pendapatan pasif harian bagi pemilik Ethereum dan cryptocurrency lainnya.Foto:HKN
Share

IKNPOS.ID – Mining crypto di Android selalu jadi topik panas setiap tahun. Janjinya terdengar manis, cukup pakai HP, lalu dapat Bitcoin atau koin lain tanpa harus beli perangkat mahal.

Tapi, benarkah mining crypto lewat Android benar-benar gratis, aman, dan menguntungkan di 2025? Yuk, kita bongkar faktanya satu per satu.

Aturan Google Play: Mining di HP Sudah Dilarang!

Banyak pengguna baru tidak tahu bahwa Google sebenarnya melarang mining kripto langsung di perangkat Android. Aturannya jelas banget di Google Play:

“We don’t allow apps that mine cryptocurrency on devices. We permit apps that remotely manage the mining of cryptocurrency.”

Artinya, aplikasi di Play Store tidak boleh menjalankan hash mining di CPU ponsel. Kalau pun ada, biasanya hanya bisa dipakai untuk mengelola mining jarak jauh di data center atau mining rig, bukan benar-benar menambang di HP.

Pilihan Aplikasi Mining Legal di Android

Kalau kamu buka Play Store, ada beberapa aplikasi yang sering dikira untuk mining langsung. Padahal sebenarnya lebih ke arah pemantauan atau cloud mining. Contohnya:

  • NiceHash App
    Aplikasi ini hanya untuk monitoring mining di PC atau rig. NiceHash sendiri menegaskan:
    “Please note that this app is not a mobile mining app. Your smartphone is not used for mining with this app installed.”

  • ECOS Cloud Mining
    Platform ini memungkinkan kamu “menyewa” daya hash dari data center. Jadi, HP hanya dipakai untuk mengatur kontrak mining, bukan buat nguras CPU.

Model ini jauh lebih realistis, karena daya komputasi tetap berasal dari ASIC miner atau server cloud, bukan dari HP kamu.

Aplikasi Mining Gratis: Simulasi, Bukan Mining Asli

Selain aplikasi monitoring, ada juga yang menawarkan konsep simulasi mining atau reward system. Salah satu contoh populer adalah CryptoTab Browser.

Cara kerjanya: kamu browsing seperti biasa, lalu sistem memberi reward kecil dalam bentuk Bitcoin. Namun, hasilnya sangat minim—sering kali cuma dapat beberapa satoshi dalam seminggu.

Seorang trader di X (Twitter) menulis:

“CryptoTab is fun to try, but don’t expect real income. It’s more like gamification of mining than actual profitability.”

Jadi, kalau niat kamu cari cuan besar, aplikasi gratisan semacam ini jelas nggak akan bikin kaya.

Share
Related Articles
Surge (WIFI) Siapkan 'Otak Digital' untuk IKN
Tekno

Surge (WIFI) Siapkan ‘Otak Digital’ untuk IKN

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) bersiap menjadi episentrum inovasi digital dunia....

Harga Pi Network Februari 2026
Tekno

Pi Network Maki Tertekan ke Titik Terendah Baru, Tekanan Jual Bayangi Progres Mainnet

IKNPOS.ID – Pasar aset kripto kembali menyaksikan volatilitas tinggi pada aset Pi...

Komunitas Pi Network Vietnam
Tekno

Harga Ambles Tak Jadi Masalah! Komunitas Vietnam Justru ‘Serok’ 52.000 Pi Network Saat Market Berdarah

IKNPOS.ID - Badai yang menerjang pasar kripto Pi Network (PI) hingga menyentuh...

Harga Pi Network Hari Ini
Tekno

Rekor Terburuk! Harga Pi Network (PI) Ambles ke Titik Terendah Sepanjang Masa Hari Ini

IKNPOS.ID - Sentimen negatif sedang membayangi para pemegang aset kripto Pi Network...