IKNPOS.ID – Pi Network baru saja merilis pembaruan besar dengan menghadirkan Linux Node serta memperbarui protokol dari versi 19 ke 23. Upgrade ini disebut sebagai langkah penting menuju desentralisasi penuh jaringan Pi.
Namun, menurut laporan BeInCrypto pada 28 Agustus 2025, peningkatan teknis tersebut belum berdampak pada harga token PI. Nilainya masih bergerak datar di sekitar USD 0,34 (Rp 5.599), meski sempat naik tipis 2%.
Volume Perdagangan Menurun
Alih-alih meningkat, volume perdagangan harian PI justru turun sekitar 20%. Kondisi ini menunjukkan lemahnya minat beli, sehingga kenaikan harga jangka pendek tidak bertahan lama dan rawan berbalik turun.
Indikator Teknis Masih Negatif
Indikator Elder-Ray Index PI tercatat berada di level -0,0237 per 28 Agustus 2025. Angka negatif ini sudah bertahan sejak pertengahan Agustus dan menandakan tekanan jual masih dominan di pasar.
Risiko Tembus Level Terendah
Saat ini, PI masih bertahan tipis di atas level support USD 0,32 (Rp 5.270), titik terendah sepanjang sejarahnya. Jika tekanan jual berlanjut, harga berpotensi menembus support tersebut. Sebaliknya, jika permintaan naik, PI bisa menguji resistance di kisaran USD 0,37 (Rp 6.093).
Investor Masih Menunggu Katalis Baru
Meski upgrade teknis merupakan langkah maju bagi ekosistem, sentimen pasar tetap lemah. Investor dinilai masih menunggu bukti nyata berupa adopsi lebih luas atau peningkatan volume perdagangan sebelum harga PI bisa benar-benar bangkit.