IKNPOS.ID – Pi Network kembali menarik perhatian pasar kripto setelah periode sideways panjang. Dengan komunitas global yang besar dan loyal, Pi Coin kini menunjukkan potensi rebound.
Indikator teknikal terbaru memberi sinyal positif. RSI Pi Coin berada di 61.48, mengindikasikan momentum bullish yang sehat. Sementara itu, MACD sudah mengalami bullish crossover, meski masih menunjukkan dorongan yang lemah. Level resistance utama ada di 50 EMA ($0.4747) dan 200 EMA ($0.6064).
Jika dorongan beli berlanjut, analis memperkirakan harga Pi Network bisa menembus kisaran $0.40 – $0.42, menjadikannya salah satu altcoin dengan peluang pertumbuhan menarik di 2025.
Solana (SOL): Reli Bullish yang Konsisten
Solana tetap menjadi primadona di sektor smart contract berkat kecepatan transaksi dan ekosistem NFT yang masif. Saat ini, harga SOL diperdagangkan di atas $200 dengan RSI di 59.5 dan MACD menunjukkan bullish crossover.
Dengan indikator teknikal yang solid, proyeksi harga SOL untuk 2025 ada di kisaran $250 – $300. Ini membuat Solana masih masuk daftar altcoin favorit investor institusional maupun ritel.
Layer Brett ($LBRETT): Kombinasi Meme + Utility dengan Target 150x
Di sisi lain, pendatang baru Layer Brett ($LBRETT) sedang menyita perhatian karena menggabungkan hype meme coin dengan utilitas nyata. Berbasis Ethereum Layer 2, $LBRETT menawarkan transaksi cepat, murah, sekaligus membuka pintu ke DeFi dan Web3.
Presale $LBRETT sudah mengumpulkan lebih dari $1.5 juta dengan harga hanya $0.005 per token. Tingginya antusiasme menyebabkan APY staking awal sempat menyentuh 25.000%, meskipun terus menurun seiring banyaknya investor baru.
Beberapa analis bahkan berani memprediksi potensi 150x return di 2025, menjadikan $LBRETT salah satu altcoin dengan risiko tinggi tetapi peluang luar biasa.
Kesimpulan: Apakah Pi Network Jadi Bintang 2025?
Dengan Pi Network yang mulai menunjukkan tanda breakout, Solana yang tetap solid, dan Layer Brett yang membawa hype baru, pasar altcoin 2025 semakin kompetitif.