Home Tekno Harga Pi Coin Jatuh ke Titik Terendah? Ini Analisis Lengkap Supply vs Utility!
Tekno

Harga Pi Coin Jatuh ke Titik Terendah? Ini Analisis Lengkap Supply vs Utility!

Share
Pi Coin turun
Harga Pi Coin anjlok ke titik terendah sepanjang sejarah.Foto: X@PiNewsLast24Hrs
Share

IKNPOS.ID – Harga Pi Coin baru-baru ini menyentuh titik terendah sepanjang sejarah, memicu kekhawatiran di kalangan komunitas Pioneers global. Menurut data terbaru yang dipublikasikan oleh akun terpercaya di X (Twitter) @PiNewsLast24Hrs, penurunan ini bukan tanpa alasan.

Terdapat ketidakseimbangan yang jelas antara pertumbuhan suplai dan minimnya permintaan serta adopsi utilitas nyata.

Fakta dan Angka: Apa yang Terjadi di Balik Penurunan Harga Pi?

Data terkini mencatat:

Total Suplai yang Beredar: 7,78 Miliar Pi

Mining Rewards yang Sudah Dibuka: 2,57 Miliar Pi

Pi yang Masih Terkunci (Locked): 5,2 Miliar Pi

Maksimal Suplai: 100 Miliar Pi

Dengan suplai yang terus meningkat secara konsisten, satu pertanyaan besar muncul apakah utilitas dan permintaan Pi Coin bisa mengejar laju pertumbuhannya?

Krisis Permintaan: Mengapa Pasar Tidak Menyerap Suplai?

1. Tidak Ada Listing di Bursa Besar
Sampai saat ini, Pi Network belum resmi terdaftar di bursa kripto utama seperti Binance, Coinbase, atau Kraken. Hal ini membatasi akses investor global dan memperkecil volume perdagangan harian.

2. Rendahnya Likuiditas → Tingginya Volatilitas
Kurangnya pasar yang stabil dan volume transaksi yang besar menyebabkan harga Pi sangat mudah terombang-ambing oleh aksi jual kecil sekalipun.

3. Minimnya Aplikasi dengan Utilitas Nyata
Meski teknologi Pi menjanjikan, hingga kini belum banyak aplikasi terdesentralisasi (dApps) atau layanan komersial yang benar-benar memanfaatkan Pi Coin dalam transaksi nyata.

4. Sentimen Pasar Negatif
Ketidakpastian kapan Open Mainnet benar-benar terbuka dan lambatnya realisasi roadmap menciptakan suasana skeptis di kalangan investor.

Dalam pernyataannya, akun PiNewsLast24Hrs menyebut pasokan bukan penyebabnya tetapi lebih kurangnya adopsi utilitas.

Supply is not the enemy, lack of utility adoption is.”

Dengan kata lain, pertumbuhan suplai bisa diterima asal disertai dengan peningkatan permintaan nyata baik dari pengguna, merchant, maupun pelaku industri Web3.

Apa Solusinya? Fokus pada Adopsi dan Listing Global

Agar harga Pi Coin tidak terus tertekan, berikut langkah strategis yang disarankan oleh analis dan komunitas:

Share
Related Articles
Tekno

Jelang Rilis, Oppo Ungkap Tiga Warna Watch X3 Mini

IKNPOS.ID - Oppo resmi memperkenalkan tiga pilihan warna untuk smartwatch terbarunya, Oppo...

Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Tekno

Samsung Rilis Dua Ponsel Anyar Seri A: Galaxy A57 dan Galaxy A37

IKNPOS.ID - Samsung resmi meluncurkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...

Tekno

Redmi Note 15 SE Segera Meluncur dengan Desain Layar Melengkung

IKNPOS.ID - Xiaomi dipastikan akan menambah lini seri Note 15 di India...