Home Tekno Mining Rate Pi Network Turun Tajam! Harga Anjlok, Whale Dominasi Tapi Komunitas Tetap Bertahan: TOP!
Tekno

Mining Rate Pi Network Turun Tajam! Harga Anjlok, Whale Dominasi Tapi Komunitas Tetap Bertahan: TOP!

Share
ining rate Pi Network turun
Pi Network kembali menurunkan base mining rate menjadi 0.0027746 Pi/jam. Sementara itu, harga Pi Coin terus merosot akibat tekanan token unlock dan dominasi whale. Foto:X@Cryptoleakvn
Share

IKNPOS.IDPi Network kembali menurunkan base mining rate menjadi 0.0027746 Pi/jam. Sementara itu, harga Pi Coin terus merosot akibat tekanan token unlock dan dominasi whale. Bagaimana nasib komunitas selanjutnya?

Kabar penting datang dari dunia kripto, khususnya bagi para Pioneers pengguna Pi Network. Pada awal Agustus 2025, tim pengembang Pi Network secara resmi menurunkan Base Mining Rate (BMR) menjadi 0.0027746 Pi per jam, sebagai bagian dari fase penyesuaian ekonomi jaringan.

Langkah ini disambut dengan antusias sekaligus keprihatinan dari komunitas global yang kini menghadapi tekanan harga dan dinamika pasar yang kompleks.

Dalam unggahan dari akun @cryptoleakvn, penurunan mining rate ini diklaim sebagai langkah strategis untuk menyambut era baru ekonomi Web3. Pi Network memposisikan dirinya sebagai gerakan revolusioner berbasis komunitas, dengan keyakinan bahwa setiap Pi yang ditambang hari ini merupakan investasi masa depan dalam dunia desentralisasi.

Namun di sisi lain, analis dari platform Alva memberikan gambaran yang lebih kritis. Penurunan mining rate dinilai sebagai langkah defensif untuk mengendalikan inflasi token di tengah derasnya arus unlock token yang memperbesar suplai di pasar sekunder.

Harga Pi Coin dilaporkan menyentuh titik terendah baru, sementara dominasi whale atau pengguna besar yang menguasai banyak token masih sangat tinggi.

Kondisi ini menimbulkan ketidakseimbangan antara pertumbuhan komunitas dan adopsi utilitas nyata. Meskipun sentimen komunitas tetap positif, terutama dengan munculnya update dompet baru dan potensi listing di Binance, namun kenyataannya tekanan jual masih lebih kuat dari sisi permintaan.

Komunitas Pi Network tetap bertahan, dengan jutaan pengguna masih setia melakukan aktivitas penambangan harian dan percaya pada visi jangka panjang proyek ini. Tap-to-mine bukan sekadar ritual, tetapi menjadi simbol komitmen terhadap masa depan Web3 yang terdesentralisasi, efisien, dan inklusif.

Namun pertanyaannya kini menjadi lebih mendesak, apakah revolusi ini cukup kuat menahan badai tekanan pasar dan dominasi whale?

Share
Related Articles
Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...

Tekno

Keren! Samsung Galaxy S26 Kabarnya Akan Dilengkapi Fitur ‘Anti-intip’

IKNPOS.ID - Samsung disebut-sebut tengah menyiapkan terobosan baru pada lini ponsel terbarunya,...

Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...