IKNPOS.ID – Ada dua kekuatan besar yang akan menentukan nasib harga Bitcoin Agustus 2025. Setelah melonjak mencetak rekor tertinggi di $122.054 pada 14 Juli, BTC kini berada dalam fase konsolidasi. Penuh ketidakpastian.
Di satu sisi, penambang (miner) mulai merealisasikan keuntungan. Ini memicu tekanan jual. Namun, di sisi lain, raksasa institusional terus menopang harga melalui aliran modal yang stabil ke ETF.
Data terbaru dari CryptoQuant menunjukkan indikasi menarik dari para penambang Bitcoin. Setelah sempat mengakumulasi cadangan 0,05% antara 1 hingga 22 Juli, yang bertepatan dengan lonjakan harga BTC menuju rekor tertingginya (total cadangan mencapai 1,808 juta BTC), kini trennya berbalik arah.
Sejak 22 Juli, penambang mulai aktif menjual kepemilikannya. Pergeseran ini, yang sering kali mendahului koreksi harga, menandakan kepercayaan jangka pendek terhadap kelanjutan tren naik mulai melemah.
Tekanan jual dari miner ini menjadi salah satu faktor kunci yang berpotensi menyeret harga BTC di bulan Agustus.
ETF Jadi Penopang Utama Harga Bitcoin
Di tengah gelombang penjualan dari penambang, pasar Bitcoin menemukan stabilitas dari pilar yang tak tergoyahkan: permintaan institusional.
Data dari SoSoValue mengungkapkan bahwa ETF spot Bitcoin mencatat net inflow impresif sebesar $237 juta dalam sepekan terakhir.
Bahkan saat harga BTC cenderung sideways. Ini membuktikan minat investor institusi tetap tinggi. Seolah tak terpengaruh gejolak jangka pendek.
CFO Zignaly Abdul Rafay Gadit, menegaskan pentingnya peran ini. Ia menyatakan ETF dari manajer aset seperti BlackRock, Fidelity, dan Ark menciptakan tekanan beli yang struktural.
Saat ini, institusi lebih berpengaruh dibanding perilaku penambang. Ini menggambarkan bagaimana arus modal besar dari pemain institusional telah menjadi fondasi utama yang menopang harga Bitcoin, menyediakan jaring pengaman di tengah volatilitas.
Menguji Batas $122.000 atau Terjun Bebas
Per 31 Juli 2025, harga Bitcoin berfluktuasi di kisaran $117 ribu–$118 ribu. Secara teknikal, BTC saat ini bergerak dalam rentang support di $116.952 dan resistance di $120.811.