Home Uncategorized Apakah Ibu Menyusui Boleh Minum Kopi? Ini Saran Dokter
Uncategorized

Apakah Ibu Menyusui Boleh Minum Kopi? Ini Saran Dokter

Share
Apakah Ibu Menyusui Boleh Minum Kopi, Image: SerenityArt / Pixabay
Share

IKNPOS.ID – Bagi sebagian ibu, kopi adalah penyelamat saat harus begadang merawat bayi. Namun, muncul satu pertanyaan yang sering membuat ragu: apakah ibu menyusui boleh minum kopi? Di satu sisi, kafein bisa membantu ibu tetap terjaga. Di sisi lain, ada kekhawatiran soal efeknya pada bayi yang masih menyusu.

Tenang, kamu tidak sendirian dalam kebingungan ini. Banyak ibu baru yang mempertanyakan hal serupa. Untuk menjawabnya, mari kita bahas pendapat para dokter, seberapa banyak kopi yang masih aman, dan tips aman konsumsi kafein selama masa menyusui.

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Kopi?

Jawabannya: boleh, asal dalam jumlah terbatas. Dokter dan ahli laktasi sepakat bahwa kafein dalam jumlah kecil umumnya tidak membahayakan bayi. Kafein memang dapat masuk ke dalam ASI, tapi dalam kadar yang sangat kecil.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), konsumsi kafein hingga 300 mg per hari masih tergolong aman bagi ibu menyusui. Itu setara dengan sekitar dua cangkir kopi ukuran sedang.

Namun, setiap bayi bisa bereaksi berbeda terhadap kafein. Beberapa bayi menjadi lebih rewel atau sulit tidur jika ibunya terlalu banyak mengonsumsi kopi. Jadi, penting untuk memerhatikan reaksi bayi setelah ibu minum kopi.

Kandungan Kafein dalam Minuman yang Umum Diminum

Tidak hanya kopi yang mengandung kafein. Berikut perkiraan kandungan kafein dalam berbagai minuman:

  • Kopi hitam (240 ml): ± 95 mg

  • Espresso (30 ml): ± 63 mg

  • Teh hitam (240 ml): ± 45 mg

  • Teh hijau (240 ml): ± 20 mg

  • Minuman energi (240 ml): ± 80 mg atau lebih

  • Cokelat panas (240 ml): ± 15 mg

Jika kamu sudah minum teh atau makan cokelat, perhitungkan juga asupan kafein dari situ. Karena kafein terkumpul, totalnya bisa lebih dari yang disadari.

Dampak Kafein pada Bayi

Sebagian besar bayi tidak mengalami masalah dengan sedikit kafein dalam ASI. Tapi jika kamu merasa bayi jadi:

  • lebih rewel dari biasanya

  • sulit tidur siang atau malam

  • tampak gelisah atau tidak nyaman

maka sebaiknya coba kurangi konsumsi kafein selama beberapa hari dan amati perubahannya.

Share
Related Articles
NewsUncategorized

Antisipasi Dampak Konflik Global, DPR RI Terapkan Penghematan Energi hingga Matikan Lampu Malam Hari

DPR RI akan menerapkan kebijakan penghematan energi dengan mematikan lampu gedung paling...

Uncategorized

Lumbung Komisi

Oleh: Dahlan Iskan "Nisa masuk rumah sakit," ujar wanita muda itu saat...

Daftar Keinginan
Uncategorized

Daftar Keinginan

Oleh: Dahlan Iskan Setelah 25 hari IsAm-Iran siapa yang menang? Setidaknya untuk...

IKN Siap Disulap Jadi 'Cognitive City' Pertama di Dunia
Uncategorized

IKN Gandeng Kalimantan Utara, Sinergi Baru Dongkrak Ekonomi dan Konektivitas Wilayah

IKNPOS.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat kerja sama strategis dengan...