Home Catatan Dahlan Iskan Dag-dig-dug Danantara
Catatan Dahlan Iskan

Dag-dig-dug Danantara

Share
Share

Oleh: Dahlan Iskan

Tepat sekali Danantara menempati gedung pusat Bank Mandiri di sebelah timur Polda Metro Jaya. Nama gedung itu pun berubah. Dari Plaza Bank Mandiri ke Wisma Danantara.

Bank itu sendiri memindahkan kantor pusatnya ke gedungnya yang lain di Jalan Sudirman Jakarta. Dengan demikian Danantara tidak perlu membangun gedung baru yang megah dan mahal.

Plaza Mandiri sudah sangat megah. Tingginya 32 lantai. Lokasinya strategis. Akses menuju gedung itu sangat banyak.

Bisa lewat depan, lewat samping maupun lewat belakang. Pun bisa diraih lewat SCBD. Saya bisa melihatnya dari kamar tidur saya di Capital Residence.

Tentu yang berubah hanya nama gedung. Pemilik gedungnya sendiri tetap Bank Mandiri. Pengelolanya pun bisa tetap PT Gedung Bank Exim –anak perusahaan Bank Mandiri.

Memang gedung itu awalnya milik Bank Exim. Baru selesai dibangun Bank Exim lenyap. Bank itu bersama Bapindo, BDN, dan Bank Bumi Daya merger menjadi satu Bank Mandiri.

Begitu strategis lokasi Wisma Danantara sampai saya pun, duluuu, sering meminjamnya untuk rapat. Terutama bila ada rapat dengan DPR.

Di sela-sela rapat itu saya perlu ruang rapat yang tidak jauh dari DPR. Ke gedung itulah rapat-rapat koordinasi BUMN dipindahkan.

Lalu balik lagi ke DPR. Kembali lagi ke gedung itu. Lebih hemat waktu. Dari pada balik ke Kementerian BUMN di dekat Monas.

Tentu saya pernah menaiki tangga daruratnya. Mendaki pakai kaki. Sampai lantai 32. Itu sudah menjadi kebiasaan saya bila Jakarta hujan pagi-pagi mengalihkan tempat olahraga. Dari lapangan Monas ke gedung-gedung tinggi milik BUMN. Secara bergilir.

Lantaran Jakarta sering hujan pagi, saya pun sudah pernah menaiki semua tangga darurat gedung pencakar langit BUMN. Termasuk yang kini jadi Wisma Danantara.

Tidak jarang saya menemukan tangga darurat itu dipakai tempat menumpuk barang tidak terpakai. Saya infokan itu ke manajemen gedungnya. Tidak boleh seperti itu.

Direksi Danantara pasti kerasan berkantor di situ. Nyaman. Bisa banyak lahir ide terobosan. Terutama agar bisa membantu Presiden Prabowo Subianto untuk mengejar pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Itu pula yang ditegaskan CEO Danantara Rosan Roeslani di depan Presiden Prabowo di saat peresmian kantor itu kemarin.

Share
Related Articles
Hari Kemenangan?
Catatan Dahlan Iskan

Hari Kemenangan?

Oleh: Dahlan Iskan Tidak hanya saya yang tidak bisa kumpul keluarga di...

Catatan Dahlan Iskan

Garam Listrik

Oleh: Dahlan Iskan https://youtu.be/6gtSTkIJcec Dari pabrik alat berat terbesar di dunia, saya...

XCMG Mlilir
Catatan Dahlan Iskan

XCMG Mlilir

Oleh: Dahlan Iskan Pabrik hebat yang saya kunjungi ini dulunya hanya pembuat...

Otak Maextro
Catatan Dahlan Iskan

Otak Maextro

Oleh: Dahlan Iskan Saya naik iPhone di Xuzhou, Tiongkok. Kali pertama dalam...