Home Tekno Banyak Gebrakan Sepanjang 2025, Apakah Masa Depan Pi Network Cerah di Tahun 2026?
Tekno

Banyak Gebrakan Sepanjang 2025, Apakah Masa Depan Pi Network Cerah di Tahun 2026?

Share
Pi Network Luncurkan Pi App Studio: Inilah Manfaat Besarnya bagi Pioneer
Share

IKNPOS.ID – Tahun 2025 menjadi saksi atas berbagai langkah besar yang diambil oleh Pi Network, mulai dari kemitraan dengan Banxa dan Onramper, peluncuran fitur AI no-code di Pi App Studio, hingga hadirnya ekosistem staking untuk mendukung pertumbuhan aplikasi terdesentralisasi (dApps).

Namun, pertanyaannya kini: apakah Pi Network benar-benar siap bersaing di tahun 2026? Apakah masa depannya masih menjanjikan di tengah dunia kripto yang terus bergerak cepat?

Gebrakan Besar Sepanjang 2025: Ambisi Menuju Adopsi Global

Dalam momen Pi2Day 2025 yang berlangsung pada 28 Juni lalu, Pi Network mengumumkan sederet inovasi. Salah satu yang paling mencolok adalah kerja sama strategis dengan Banxa dan Onramper, dua platform fiat-to-crypto ternama yang membuka jalan bagi pengguna Pi untuk menukar koin mereka ke uang fiat seperti dolar, euro, bahkan rupiah—dan sebaliknya.

Kolaborasi ini memperluas aksesibilitas Pi Coin secara global. Pengguna kini bisa membeli Pi Coin menggunakan metode populer seperti kartu kredit, Apple Pay, Google Pay, dan transfer bank, bahkan mencairkan langsung ke rekening mereka.

Bagi para pionir yang sudah bertahun-tahun menambang Pi, langkah ini menjadi titik awal bagi utilitas nyata dari aset digital yang selama ini hanya bisa dikoleksi dalam aplikasi.

Tak berhenti di situ, Pi Network juga meluncurkan Pi App Studio, sebuah platform no-code berbasis AI yang memungkinkan siapa pun membangun aplikasi Web3 tanpa kemampuan teknis. Ini diiringi dengan Ecosystem Directory Staking, di mana pengguna dapat melakukan staking Pi untuk mendukung dan memberi peringkat pada dApps favorit mereka.

Tantangan Serius: Harga Lesu dan Ancaman Token Unlock

Meskipun inovasi terus mengalir, harga Pi Coin tidak mengalami lonjakan signifikan. Bahkan, dalam periode pasca-Pi2Day, harga Pi Coin terpantau turun sekitar 3–5%, berada di kisaran US$0,53–US$0,56.

Faktor utama yang membayangi adalah jadwal unlock token besar-besaran pada Juli 2025, yang akan menambah sekitar 337 juta Pi ke sirkulasi, dengan nilai total mendekati US$180 juta.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 5G Siap Meluncur: Contek Desain iPhone 17 Air hingga Inovasi Cermin Selfie

IKNPOS.ID  - Persaingan pasar ponsel pintar kelas menengah di Indonesia diprediksi bakal...

Tekno

Oppo Resmi Rilis Reno15 Series di Indonesia, Usung Kamera 200MP dan Fitur AI Masa Depan

IKNPOS.ID - Raksasa teknologi asal China, Oppo, resmi menggebrak pasar ponsel pintar...

CARA BIKIN NIB TERBARU, Satu Nomor Bisa Gantikan TDP, API Hingga BPJS
Tekno

CARA BIKIN NIB TERBARU: Satu Nomor Bisa Gantikan TDP, API Hingga BPJS

IKNPOS.ID - Nomor Induk Berusaha (NIB) bukan lagi sekadar pilihan. Tapi keharusan...

potensi Pi Network
Tekno

Potensi Sebenarnya Pi Network Mulai Terbuka, Kunci Nilai Pi Ada di Ekosistem Internal dan Eksternal

IKNPOS.ID - Pi Network kembali menjadi perbincangan di kalangan komunitas kripto global....