Home Tekno BINGUNG! Pi Network Luncurkan Pi App Studio dan Staking di Pi2Day 2025, Tapi Harga PI Terjun 25%, Apa yang Salah?
Tekno

BINGUNG! Pi Network Luncurkan Pi App Studio dan Staking di Pi2Day 2025, Tapi Harga PI Terjun 25%, Apa yang Salah?

Share
Harga Pi Network
Harga Pi Network, Image: DALL·E 3
Share

IKNPOS.ID – Pada perayaan Pi2Day 2025 (28 Juni), tim Pi Network resmi merilis serangkaian fitur inovatif untuk memperluas ekosistem, termasuk:

  • Pi App Studio: platform no-code berbasis AI untuk membuat aplikasi Pi tanpa pengetahuan teknis.

  • Ecosystem Directory Staking: mekanisme staking PI agar pengguna dan developer bisa meningkatkan visibilitas dApp.

  • Pembaruan Pi Nodes, perpanjangan lelang domain “.pi”, integrasi on‑ramp pihak ketiga, serta sistem migrasi Mainnet baru

Namun, alih-alih membuat harga naik, PI justru mengalami tren bearish. Token ini menjulang turun lebih dari 25,22% sepanjang bulan ini, sekaligus melemah 2–4% dalam 24 jam sejak pengumuman.

Harga Saat Ini: Di Bawah Level Kritis

Pergerakan terbaru mencatat PI diperdagangkan di kisaran US$ 0,53 (28–29 Juni), mendekati zona support US$ 0,52–0,518 . Jika support ini dilanggar, target selanjutnya bisa mendekati US$ 0,49 .

Analisis Teknikal: Tekanan Bearish Masih Kuat

Chart harian menunjukkan konvergensi indikator teknikal yang cenderung buruk:

  • MACD nampak melemah, sinyal bearish mulai mendominasi.

  • RSI berada di sekitar 40, menandakan momentum jual masih mendominasi; bisa menuju area oversold

Analyst Dr. Altcoin bahkan memberi peringatan: tanpa momentum baru, PI bisa turun lagi hingga US$ 0,40 pada Agustus.

Mengapa Harga Tak Naik? Sentimen dan Tekanan Pasar

Beberapa alasan utama mengapa harga PI gagal menguat:

  1. Harapan yang terlalu tinggi pengguna berharap pengumuman listing di bursa besar, roadmap, atau integrasi AI lebih konkret, namun tak ada.

  2. Token unlock besar-besaran ratusan juta PI akan dilepas akhir Juni hingga Juli, menyebabkan tekanan likuiditas .

  3. KYC & migration delay — sebagian pengguna masih terkendala migrasi, padahal Mainnet sudah aktif sejak Februari.

Apa Artinya Ini Bagi Investor dan Pengguna?

  • Bagi investor: harga masih melemah, support US$ 0,52 adalah kunci; breakout di atas US$ 0,58–0,60 bisa memicu reli. Namun saat ini tren masih negatif .

  • Bagi pengguna: roadmap ekosistem makin lengkap dengan Pi App Studio, staking, integrasi AI, dan .pi domain tapi manfaatnya belum langsung tercermin di pasar.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Meskipun Pi App Studio dan fitur staking menjadi langkah maju signifikan untuk adopsi jangka panjang, harga PI masih terkendala sentimen bearish, tekanan unlock token, dan ekspektasi pasar yang belum terpenuhi.

🔹 Investor harus berhati-hati: tunggu solid breakout di atas US$ 0,60–0,62 sebelum masuk.
🔹 Pengguna Pi Network bisa tetap aktif: manfaatkan fitur ekosistem baru untuk belajar dan berkontribusi, meski belum berdampak langsung ke harga.

Akhirnya, Pi2Day memang memperkaya ekosistem, namun pasar masih menuntut tangible results—seperti listing, partnership nyata, atau volume penggunaan yang nyata—sebelum memberikan sinyal positif kembali.

Share
Related Articles
Tekno

Jelang Rilis, Oppo Ungkap Tiga Warna Watch X3 Mini

IKNPOS.ID - Oppo resmi memperkenalkan tiga pilihan warna untuk smartwatch terbarunya, Oppo...

Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Tekno

Samsung Rilis Dua Ponsel Anyar Seri A: Galaxy A57 dan Galaxy A37

IKNPOS.ID - Samsung resmi meluncurkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...