Home Tekno PI COIN DI UJUNG TANDUK, Akankah Meledak Setelah Pi2Day 28 Juni?
Tekno

PI COIN DI UJUNG TANDUK, Akankah Meledak Setelah Pi2Day 28 Juni?

Share
pi coin
Share

IKNPOS.ID – Menjelang perayaan tahunan Pi2Day pada 28 Juni 2025, harga Pi Coin (PI) kembali menjadi perhatian utama komunitas kripto global.

Nilainya saat ini tertahan di zona kritis antara US$0,52 hingga US$0,55, yang sudah beberapa kali diuji sebagai titik support kuat. Pergerakan harga Pi di titik ini dianggap sebagai penentu arah tren selanjutnya, apakah akan rebound menuju level lebih tinggi, atau justru longsor ke titik yang lebih rendah.

Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi terhadap langkah besar yang dijanjikan oleh tim inti Pi Network.

Beberapa di antaranya termasuk peluncuran fitur KYC massal, integrasi teknologi AI generatif, dan pembaruan terkait rencana Mainnet terbuka.

Namun, tekanan pasar dan ketidakpastian teknis membuat pergerakan Pi Coin tetap penuh teka-teki. Akankah Pi2Day jadi titik balik kebangkitan harga, atau justru awal dari koreksi lebih dalam?

Harga Pi Coin Menguji Support Kuat

Berdasarkan data CoinMarketCap dan Pintu, harga Pi Coin sempat anjlok ke level US$0,52 pada 19–21 Juni 2025.

Penurunan ini dipicu oleh sejumlah faktor teknikal dan sentimen pasar, termasuk kekhawatiran terhadap lambatnya proses migrasi Mainnet, bug 2FA yang mengganggu proses KYC, serta minimnya pembaruan signifikan dari tim pengembang.

Meskipun begitu, zona US$0,52–0,55 dianggap sebagai support teknikal kuat yang sudah diuji beberapa kali sejak awal Mei 2025. Sejauh ini, Pi masih mampu bertahan di kisaran tersebut, menandakan adanya minat beli yang tetap konsisten meskipun volume transaksi harian menurun drastis.

Pi2Day 28 Juni: Harapan atau Sekadar Hype?

Titik balik yang ditunggu komunitas adalah momen Pi2Day, yang tahun ini digadang-gadang sebagai salah satu perayaan terbesar dalam sejarah Pi Network. Core Team Pi menjanjikan akan ada sejumlah terobosan, termasuk:

  • Peluncuran resmi sistem KYC Sinkronisasi massal,
  • Ekspansi ekosistem dengan integrasi AI Generatif,
  • Progres menuju Mainnet Terbuka (Open Mainnet).

Sebagian pihak melihat momentum ini sebagai katalis positif yang bisa mengangkat harga Pi Coin, terlebih jika diumumkan kemitraan strategis atau roadmap jangka panjang yang lebih konkret.

Share
Related Articles
Tekno

Keren Banget! Vivo X300s Jadi Ponsel Seri X Berkapasitas Baterai Terbesar

IKNPOS.ID - Vivo X300s dipastikan akan menjadi ponsel seri X dengan baterai...

Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...