Home Tekno Janji Manis atau PHP? Roadmap Mainnet Pi Network Malah Timbulkan Kegaduhan! Ini Analisisnya
Tekno

Janji Manis atau PHP? Roadmap Mainnet Pi Network Malah Timbulkan Kegaduhan! Ini Analisisnya

Share
Proses migrasi Pi Network ke Mainnet di aplikasi
Mainnet Pi Network--
Share

IKNPOS.ID – Pi Network akhirnya merilis roadmap migrasi Mainnet yang telah lama dinanti-nanti. Namun alih-alih memberi kejelasan dan harapan baru, pengumuman tersebut justru menimbulkan gelombang frustrasi dari jutaan pengguna setianya, yang selama bertahun-tahun setia menambang dengan harapan imbalan nyata.

Pengumuman itu hadir dengan format yang tampak menjanjikan: tiga fase migrasi menuju Open Mainnet. Tapi sayangnya, satu elemen krusial absen dari roadmap tersebut tidak ada satupun jadwal atau estimasi waktu yang disebutkan.

Tiga Fase Migrasi yang Masih “Mengambang”

Roadmap yang dirilis Pi Network menjabarkan tiga langkah utama dalam proses migrasi jutaan penggunanya (yang mereka sebut sebagai “Pioneers”) dari jaringan Mainnet tertutup menuju jaringan terbuka.

  • Fase pertama: Migrasi saldo hasil mining dasar, kontribusi Security Circle, saldo lockup, imbalan dari aplikasi berbasis utilitas, serta reward bagi operator Node.

  • Fase kedua: Pemberian bonus referral untuk anggota tim yang telah lulus KYC (Know Your Customer).

  • Fase ketiga: Migrasi lanjutan yang akan dilakukan secara berkala—bulanan atau triwulanan—untuk menangani saldo yang tersisa.

Namun, semua ini dijelaskan tanpa satupun tenggat waktu yang jelas. Tanpa tahu kapan tahap satu dimulai atau berakhir, komunitas pun merasa roadmap ini tak lebih dari janji manis tanpa arah.

Komunitas Merasa Ditinggalkan

Para pengguna Pi Network, banyak di antaranya sudah bertahun-tahun “menambang” dengan menekan tombol “Claim” setiap hari, kini mulai mempertanyakan nilai dari semua usaha mereka. Beberapa bahkan merasa seolah-olah usaha mereka selama ini sia-sia.

Pi Network mengklaim bahwa tampilan Transferable Balance sengaja dibuat lebih kecil dari saldo sebenarnya, demi menghemat sumber daya.

Tapi justru hal ini membuat para pengguna semakin bingung dan menurunkan kepercayaan mereka terhadap proyek ini.

Ketidakjelasan di Kalangan Node Operator

Operator Node, yang menjadi tulang punggung infrastruktur jaringan Pi, juga merasa tidak dilibatkan. Beberapa dari mereka memang sudah menerima reward, tapi kriteria pemberiannya tidak transparan.

Tanpa kejelasan, banyak dari mereka khawatir takkan mendapatkan bagian meski sudah berkontribusi sejak awal.

Yang lebih mengejutkan, roadmap ini sama sekali tidak menyebutkan berapa banyak pengguna yang masih mengantre untuk migrasi, maupun kapasitas migrasi harian.

Informasi ini seharusnya bisa membantu pengguna memahami posisi mereka dalam antrean, namun justru dibiarkan kosong.

Share
Related Articles
Tekno

Huawei Nova 16 Bocor, Varian Tertingginya Bikin Publik Kaget

IKNPOS.ID - Huawei kembali jadi perbincangan setelah sederet informasi mengenai lini Nova...

Vivo X300
Tekno

Vivo X300 Ultra Segera Rilis! Kamera 200MP Siap Bikin Foto Makin Gila Detailnya

IKNPOS.ID - Kabar gembira untuk pecinta gadget, Vivo Indonesia kembali menghadirkan smartphone...

Tekno

Bocoran Huawei Nova 16 Bikin Heboh! Varian “Pro Max” & Baterai Jumbo Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Huawei kembali menyiapkan gebrakan di pasar smartphone lewat seri terbarunya,...

iQOO 15
Tekno

AnTuTu April 2026: iQOO 15 Ultra Jadi HP Terkencang di Dunia, Snapdragon 8 Elite Gen 5 Dominasi Peringkat Flagship

IKNPOS.ID - Platform benchmark populer, AnTuTu Benchmark, baru saja memperbarui laporan bulanan...