Home Tekno Investor Waspada! 97 Juta PI Token Siap Dilepas ke Pasar, Apa Dampaknya?
Tekno

Investor Waspada! 97 Juta PI Token Siap Dilepas ke Pasar, Apa Dampaknya?

Share
Ilustrasi simbol Pi Network dengan grafik kenaikan harga
Harga Pi Network 2025, Naik Hingga $50 Jika Terdaftar di Binance
Share

IKNPOS.ID – Pasar kripto terus menghadapi volatilitas tinggi, dan token asli Pi Network, PI, berada di bawah tekanan besar dalam beberapa waktu terakhir. Saat ini, harga PI diperdagangkan di bawah ambang batas kritis $1.

Dengan tekanan jual yang meningkat akibat pembukaan token besar-besaran dan skeptisisme investor yang terus tumbuh, para analis tengah mengamati berbagai faktor yang dapat mendorong pemulihan harga yang signifikan.

Artikel ini akan membahas kondisi pasar saat ini, dampak potensial dari pembakaran token, serta peran pola falling wedge dalam menentukan arah pergerakan harga Pi Coin.

Pi Network Bertahan di Bawah $1

Saat ini, Pi Network Coin (PI) menunjukkan tren penurunan yang konsisten. Harga token ini baru-baru ini berada di kisaran $0,94 setelah mengalami penurunan 6,3% dalam satu hari.

Bahkan, dalam 24 jam terakhir, harga sempat turun ke level $0,91, semakin melemahkan kepercayaan investor.

Kondisi ini sangat kontras dengan harga tertinggi sepanjang masa PI yang mencapai $2,98 pada Februari 2025 saat peluncuran Open Network.

Tekanan jual yang semakin besar disebabkan oleh pembukaan token dalam jumlah besar. Dalam 30 hari ke depan, sekitar 97,65 juta token PI, dengan total nilai sekitar $93 juta, akan masuk ke dalam suplai yang beredar.

Pada bulan April, sekitar 115,57 juta PI akan dilepas ke pasar, dan bulan-bulan berikutnya diperkirakan akan melihat jumlah yang lebih besar. Lonjakan pasokan ini berpotensi semakin menekan harga Pi Coin.

Bisakah Pembakaran Token Mengimbangi Tekanan Jual?

Di tengah tantangan ini, banyak analis pasar mengusulkan pembakaran token dalam jumlah besar sebagai solusi potensial.

Seorang analis kripto, Dr. Altcoin, menyarankan agar antara 60 hingga 100 juta token PI dibakar untuk menstabilkan harga dan mengurangi dampak negatif dari pembukaan token besar-besaran.

Jika Pi Network mengambil langkah ini, pasokan beredar akan berkurang secara signifikan, sehingga dapat mengurangi tekanan jual dan meningkatkan permintaan.

Mekanisme pembakaran token telah terbukti efektif di beberapa jaringan blockchain lainnya, seperti Binance Coin (BNB) dan Ethereum (ETH), dalam meningkatkan nilai token secara keseluruhan.

Pola Falling Wedge: Sinyal Kenaikan Harga?

Dari perspektif teknikal, pola falling wedge yang terbentuk dalam grafik harga Pi Coin menjadi indikator bullish yang penting.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 Pro+ dan 16 Pro Rilis di Indonesia, Dilengkapi Kamera 200MP

IKNPOS.ID - Realme resmi menghadirkan dua ponsel terbaru di Indonesia, yakni Realme...

one plus 16t
Tekno

Bakal Meluncur Akhir Maret, OnePlus 15T Dilengkapi Baterai 7.500mAh

IKNPOS.ID - OnePlus resmi memperlihatkan desain sekaligus opsi warna ponsel flagship ringkas...

Tekno

Resmi Rilis di Indonesia, OPPO A6s Dibanderol Mulai Rp4,8 Juta

IKNPOS.ID - OPPO resmi memperkenalkan OPPO A6s di pasar Indonesia sebagai salah...

Peluncuran Vivo X300 FE Flagship Compact
Tekno

Vivo Diam-diam Luncurkan X300 FE: Flagship Compact dengan Snapdragon 8 Gen 5

IKNPOS.ID – Vivo kembali mengejutkan pasar teknologi global dengan meluncurkan anggota terbaru...