Home Tekno Mengenal Pi Node Software, Teknologi di Balik Blockchain Pi Network yang Transparan dan Aman
Tekno

Mengenal Pi Node Software, Teknologi di Balik Blockchain Pi Network yang Transparan dan Aman

Share
Share

IKNPOS.ID – Pi Network baru saja meluncurkan fitur terbaru mereka, yakni Node, yang merupakan platform resmi untuk melacak transaksi dan aktivitas Blockchain Pi Coin.

Kehadiran Node ini menjadi langkah besar dalam upaya Pi Network mencapai desentralisasi penuh. Namun, apa sebenarnya Node itu, dan bagaimana manfaatnya bagi pengguna Pi Coin? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Node merupakan komponen penting dalam jaringan blockchain yang bertugas memvalidasi transaksi dan menjaga integritas buku besar terdistribusi (ledger). Dalam ekosistem Pi Network, Node berperan sebagai pilar keempat setelah Pioneer, Contributor, dan Ambassador.

Fitur Node ini dijalankan melalui komputer (laptop atau desktop), bukan ponsel, dan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa transaksi dalam jaringan Pi valid dan aman.

Dr. Nicolas Kokkalis, salah satu pendiri Pi Network, menegaskan bahwa kehadiran Node menandai bahwa blockchain Pi bukan sekadar konsep, melainkan sistem yang benar-benar berfungsi.

“Ini adalah langkah besar dalam perjalanan Pi menuju desentralisasi penuh,” ujar Kokkalis melalui akun media sosialnya pada Rabu, 26 Februari 2025.

Bagaimana Node Pi Network Bekerja?

Node dalam Pi Network menggunakan algoritma konsensus yang berbeda dari blockchain lain seperti Bitcoin atau Ethereum.

Pi Network mengadopsi Stellar Consensus Protocol (SCP) alih-alih Proof of Work (PoW). Dalam SCP, Node membentuk kelompok tepercaya (quorum slices) yang hanya menyetujui transaksi yang telah disepakati oleh Node tepercaya lainnya.

Proses ini memungkinkan Pi Network untuk menjaga keamanan dan transparansi jaringan tanpa memerlukan sumber daya komputasi yang besar.

Selain itu, Node juga membantu membangun grafik kepercayaan global, yang menjadi dasar untuk validasi transaksi.

Tingkat Partisipasi Node dalam Pi Network

Pi Network menyediakan tiga tingkat partisipasi dalam fitur Node, yaitu:

  1. Aplikasi Komputer
    • Pengguna hanya menggunakan antarmuka desktop untuk mengakses Pi Network.
    • Fungsi mirip dengan aplikasi mobile, seperti mengecek saldo, mengobrol, dan melihat konten media.
  2. Node
    • Pengguna dapat mengakses antarmuka Node dan menjalankan komponen blockchain di perangkat mereka.
    • Bertugas memverifikasi validitas transaksi dan mengirimkannya ke blockchain.
  3. SuperNode
    • Tulang punggung blockchain Pi Network.
    • Bertanggung jawab untuk mencapai konsensus dan mencatat transaksi ke dalam buku besar.
    • Harus terhubung ke internet 24/7 dengan koneksi stabil.

Proses Seleksi Node dan SuperNode

Share
Related Articles
Tekno

Udah Tahu Belum? iPhone Fold Apple Kabarnya Bakal Pakai Kaca Berlapis

IKNPOS.ID - Ponsel lipat perdana Apple yang disebut-sebut akan bernama iPhone Fold...

Tekno

Baru Beli Smartphone? Simak 6 Langkah Wajib Ini Agar Performa Maksimal dan Data Aman

radarpena.co.id -  Membeli smartphone baru selalu menghadirkan antusiasme tersendiri. Teknologi kamera yang...

Tekno

Rumor iPhone 19e: Apple Siapkan Layar ProMotion untuk Kelas Menengah?

IKNPOS.ID - Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar terbaru terkait pengembangan...

Tekno

Keren Nih! Samsung Akan Rilis Ponsel Lipat dengan Layar 7,6 Inci

IKNPOS.ID - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain...