Home Arsitektur IKN Menebak Kelanjutan Proyek Ibu Kota Nusantara di Tengah Pemblokiran Anggaran 2025
Arsitektur IKN

Menebak Kelanjutan Proyek Ibu Kota Nusantara di Tengah Pemblokiran Anggaran 2025

Share
Progres pembangunan Masjid IKN
Share

IKNPOS.ID – Pemerintah Indonesia terus mendorong pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), namun kabar terbaru menyebutkan bahwa anggaran pembangunan IKN yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk tahun 2025 telah diblokir. Jumlah anggaran yang diblokir mencapai Rp 14 triliun.

Lantas, bagaimana kelanjutan pembangunan IKN setelah pemblokiran anggaran ini?

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan bahwa proyek pembangunan tetap berlanjut dengan alokasi anggaran baru yang akan diberikan langsung ke Otorita IKN (OIKN).

Komitmen Pemerintah: Tambahan Anggaran Rp 48,8 Triliun

AHY menjelaskan bahwa pemerintah telah berkomitmen untuk menambah anggaran sebesar Rp 48,8 triliun selama lima tahun ke depan (2025-2029).

Anggaran ini akan langsung dialokasikan ke OIKN, bukan lagi melalui Kementerian PUPR, guna memastikan pembangunan tetap berjalan sesuai rencana.

“Jadi begini, saya ikuti Ratas (rapat terbatas) terakhir soal IKN, hadir pula Kepala OIKN dan dipaparkan. Intinya presiden setujui anggaran kelanjutan OIKN untuk kawasan IKN yang fokus pada pembangunan kawasan legislatif dan juga kawasan yudikatif. Ini 2025-2029,” ujar AHY di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2025).

AHY menegaskan bahwa tahapan pembangunan akan tetap mengikuti timeline dan rencana kerja yang telah disusun oleh OIKN.

Upaya Percepatan Pencairan Anggaran oleh OIKN

Meskipun alokasi anggaran telah disetujui, Otorita IKN dan pihak terkait saat ini sedang melakukan lobi agar pencairan dana bisa segera dilakukan. Dengan begitu, proses pembangunan IKN tidak akan terganggu dan bisa terus berjalan sesuai target.

“Ini akan kita rampingkan dan duduk bersama. Pemahaman saya di situ sudah di-approve dan akan dicairkan pencairannya agar tidak mengganggu progresnya,” kata AHY.

Ia juga menambahkan bahwa dalam kurun waktu 1 hingga 3 tahun ke depan, pembangunan akan terus berjalan dan bisa dipantau perkembangannya oleh masyarakat.

Alasan Pemblokiran Anggaran di Kementerian PUPR

Sebelumnya, Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti menjelaskan bahwa anggaran yang diblokir di institusinya digunakan untuk pelunasan maupun pembayaran down payment (DP) atau uang muka proyek-proyek Multi Years Contract (MYC) maupun Single Year Contract (SYC).

Share
Related Articles
Arsitektur IKN

Menuju Ibu Kota Politik 2028, IKN Mulai Dihuni ASN Awal 2026

IKNPOS.ID - Memasuki awal tahun 2026, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki...

Arsitektur IKN

Tuntas 100 Persen, Pembangunan Istana Wakil Presiden IKN Masuk Tahap Interior

IKNPOS.ID - Pembangunan fisik Gedung Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara...

Arsitektur IKN

Progres Tembus 98,4 Persen, Masjid Negara IKN Siap Digunakan Saat Ramadan 2026

IKNPOS.ID - Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa progres pembangunan masjid...

Arsitektur IKN

IKN Bakal Punya Pusat Kebudayaan Nusantara, Bangunan Ikonik Ini Mulai Dibangun 2027!

IKNPOS.ID - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi menetapkan pemenang Sayembara Desain...