Home Pemerintahan DPR Minta Evaluasi, IKN Diusulkan Jadi Ibu Kota RI Kedua dan Pusat Industri
Pemerintahan

DPR Minta Evaluasi, IKN Diusulkan Jadi Ibu Kota RI Kedua dan Pusat Industri

Share
Istana Negara dan Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN) terlihat cantik menjelang petang, cocok dijadikan destinasi wisata libur Nataru 2024/2025.Foto: @infoikn/IG
Share

IKNPOS.ID – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur terus menuai berbagai tanggapan.

Salah satunya datang dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Haryo, yang mengusulkan agar IKN tidak hanya dijadikan pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai ibu kota kedua dan pusat industri besar.

Bambang menilai lokasi IKN yang terbuka terhadap potensi ancaman serta kondisi geografis yang rentan kebakaran batu bara menjadi faktor risiko tinggi.

Dibandingkan dengan Jakarta, yang terlindung oleh Kepulauan Seribu dan beberapa gugusan pulau seperti Sumatera dan Kalimantan, IKN dianggap lebih rentan terhadap berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Ibarat kita bermain catur, Raja itu sudah kita letakkan di depan. Padahal yang harus dilakukan adalah melindungi keamanan Pimpinan Negara secara maksimal.

Dengan risiko yang begitu besar, maka biaya keamanan untuk menjaga keselamatan presiden pasti akan meningkat,” ujar Bambang Haryo.

Keamanan dan Potensi Industri di IKN

Selain aspek keamanan, kedekatan IKN dengan negara tetangga seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina serta potensi bencana alam seperti banjir juga menjadi sorotan.

Oleh karena itu, Bambang mengusulkan agar IKN dijadikan sebagai ibu kota kedua yang berfungsi sebagai pusat industri besar yang terintegrasi dengan pelabuhan internasional.

“Menurut saya, sebaiknya Wilayah IKN ini bukan sebagai Pusat Pemerintahan, tetapi masih bisa menjadi Ibu Kota Negara yang kedua yang dilengkapi dengan pusat industri berskala besar.

Karena Wilayah IKN ini dilewati oleh Jalur Internasional ALKI 2, sehingga hasil industri bisa dengan mudah diangkut oleh transportasi laut internasional,” paparnya.

Bambang juga menyoroti bahwa lokasi strategis IKN di antara Asia Timur dan Australia dapat menjadi peluang besar bagi relokasi industri dari negara-negara Asia Timur dan Asia Tenggara.

Relokasi industri ini diyakini akan menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

Multiplier Effect Ekonomi bagi Kalimantan Timur

Menurut Bambang, pembangunan pusat industri di IKN akan memiliki multiplier effect yang lebih besar dibanding hanya menjadi pusat pemerintahan.

Share
Related Articles
Pembangunan Jalan Pintar IKN 2026
Pemerintahan

Proyek Jalan West Residence IKN Capai 65,85 Persen

IKNPOS.ID - Pembangunan infrastruktur di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan...

Layanan Transportasi Bandara Sepinggan IKN
Pemerintahan

Bandara Sepinggan Resmikan Zona Transportasi Publik, Akses ke IKN Kini Makin Cepat dan Terintegrasi

IKNPOS.ID - Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memperkuat posisinya...

Pembangunan Jalan Pintar IKN 2026
Pemerintahan

Progres Tembus 70 Persen, Jalan Pintar di Hunian Pekerja IKN Rampung Juli 2026

IKNPOS.ID – Pembangunan infrastruktur di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota...

calon tamtama
Pemerintahan

Resmi Dibuka! Rekrutmen Bintara & Tamtama Polri 2026: Cara Daftar, Syarat, dan Tips Lolos Seleksi

IKNPOS.ID - Impian menjadi bagian dari Korps Bhayangkara kini di depan mata!...