Home Borneo Mengenal Bukit Soeharto, Pesona di Perbatasan Kalimantan dan Samarinda
Borneo

Mengenal Bukit Soeharto, Pesona di Perbatasan Kalimantan dan Samarinda

Share
Taman Hutan Raya Bukit Soeharto. Foto: Tangkapan layar/Youtube/Tropenbos Indonesia
Taman Hutan Raya Bukit Soeharto. Foto: Tangkapan layar/Youtube/Tropenbos Indonesia
Share

IKNPOS.ID-Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto merupakan salah satu dari sekian kawasan konservasi alam yang punya pesona tersendiri. Luasnya sekitar 61.850 hektare.

Berdasarkan Peta Kawasan Konservasi di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), kawasan Bukit Soeharto merupakan salah satu dari 28 Taman Hutan Raya yang ada di Indonesia.

Kawasan ini terletak di antara Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang pada akhir tahun 2019 sudah tersambung jalan tol.

Taman Hutan Raya Bukit Soeharto. Foto: Tangkapan layar/Youtube/Tropenbos Indonesia
Taman Hutan Raya Bukit Soeharto. Foto: Tangkapan layar/Youtube/Tropenbos Indonesia

Cukup strategis, karena berada di antara Kota Samarinda dan Kota Balikpapan. Tepatnya di Loa Janan, Kabupaten Kutai Kertanegara.

Jarak antara KIPP IKN dan Bukit Soeharto sekitar 50 kilometer dari titik masuk Bukit Soeharto di KM 38 Simpang Samboja.

Rute yang dapat ditempuh untuk menuju ke lokasi Taman Raya ini melalui jalur darat dari Balikpapan selama 45 menit perjalanan, atau dari Samarinda dengan satu jam 5 menit perjalanan.

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar pernah menyatakan Bukit Soeharto akan menjadi koridor satwa di IKN.

Taman Hutan Raya Bukit Soeharto. Foto: Tangkapan layar/Youtube/Tropenbos Indonesia
Taman Hutan Raya Bukit Soeharto. Foto: Tangkapan layar/Youtube/Tropenbos Indonesia

Nantinya, ada 2 wilayah koridor satwa di wilayah ibu kota baru. Koridor satwa di ibu kota baru terdiri dari sisi utara dan selatan.

Koridor utara mencakup wilayah Tahura Bukit Soeharto dan sebagian di area hutan produksi hasil adendum.

Kemudian, koridor satwa sisi selatan berada di Hutan Lindung Sungai Wain dan sedikit di Hutan Produksi Mentawir dan di Tahura Bukit Soeharto.

Bentuk koridor satwa di ibu kota baru nanti berupa tutupan hutan pamah dataran rendah atau ekosistem hutan asli setempat.

Selain itu, sambung Siti, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Ditjen KSDAE) juga mengidentifikasi habitat satwa liar terpisah yang akan dihubungkan dengan koridor.

Sejarah Nama Bukit Soeharto

Bekas area tambang batu bara di kawasan Bukit Soeharto. Foto: tangkapan layar/youtube/tropenbos Indonesia
Bekas area tambang batu bara di kawasan Bukit Soeharto. Foto: tangkapan layar/youtube/tropenbos Indonesia

Dinamai Bukit Soeharto, tentunya berkaitan dengan Nama Presiden RI kedua, Soeharto.

Hal ini lantaran Soeharto dikabarkan pernah melakukan perjalanan dari Balikpapan ke Samarinda melalui bukit tersebut.

Soeharto pula lah yang menetapkan kawasan tersebut menjadi Hutan Lindung seluas 27.000 hektare pada tahun 1982 melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian.

Share
Related Articles
Kaltim mengejar pertumbuhan ekonomi
Borneo

Polemik Anggaran Rp25 Miliar di Kaltim Memanas, Kemendagri Minta Evaluasi!

IKNPOS.ID - Polemik anggaran jumbo di Kalimantan Timur terus menjadi sorotan publik....

Borneo

Atasi Banjir dan Krisis Air Bersih, Pemkab Penajam Paser Utara Percepat Pembenahan Infrastruktur

IKNPOS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara mulai mengintensifkan berbagai upaya...

Borneo

Patroli Dialogis Ditingkatkan, Polisi Ajak Warga Penajam Jaga Kamtibmas

Patroli Dialogis Ditingkatkan, Polisi Ajak Warga Penajam Jaga Kamtibmas

Borneo

Peringatan Hari Otda ke-30, Pemkab PPU Tegaskan Komitmen Perkuat Pelayanan dan Pembangunan

Pemkab PPU melakukan apel dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30...