Home Kesehatan Untuk Eliminasi TBC, Dinkes Kaltim Tingkatkan Kemitraan Antar Komunitas
Kesehatan

Untuk Eliminasi TBC, Dinkes Kaltim Tingkatkan Kemitraan Antar Komunitas

Share
Share

IKNPOS.ID – Dalam upaya mengeliminasi Tuberkulosis (TBC), Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya memperkuat kemitraan antara komunitas dan berbagai pemangku kepentingan dalam jejaring layanan.

“Kolaborasi yang solid antara pemerintah dan komunitas merupakan kunci keberhasilan program eliminasi TBC,” ujar Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, Sabtu, 4 Januari 2025.

Menurutnya, komunitas memiliki peran strategis dalam menjangkau dan mendampingi pasien TBC, khususnya yang berada di daerah-daerah terpencil. Data terbaru di Kaltim, ada 21.638 orang penderita TBC yang harus dibantu, sehingga bisa mengurangi angka kematian yang dilaporkan hampir 800 orang tiap tahun.

Jaya menjelaskan, Dinas Kesehatan Kaltim menginisiasi berbagai program untuk meningkatkan kemitraan dengan komunitas, salah satunya adalah melalui pertemuan yang diinisiasi oleh Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI Kalimantan Timur beberapa waktu lalu.

Pertemuan tersebut berfokus pada peningkatan dukungan komunitas terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk pengendalian TBC di Kaltim.

Dalam pertemuan tersebut, Jaya memaparkan materi tentang “Situasi dan Kebijakan Program TBC di Provinsi Kalimantan Timur” serta “Sosialisasi Juknis Jejaring Layanan Tuberkulosis di Fasilitas Kesehatan Pemerintah-Swasta berbasis Kabupaten-Kota (District-Based Public-Private Mix) 2024”.

Paparan tersebut mencakup perkembangan terbaru program TBC di Kaltim, capaian yang telah diraih, serta strategi yang akan diterapkan untuk mendukung pengendalian TBC.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai sektor, mulai dari dinas kesehatan kabupaten/kota, rumah sakit, puskesmas, komunitas peduli TBC, organisasi masyarakat sipil, hingga akademisi. Peserta tidak hanya hadir secara langsung (luring), tetapi juga berpartisipasi secara daring.

“Kami mengapresiasi antusiasme peserta, baik yang hadir secara luring maupun daring. Hal ini menunjukkan adanya komitmen bersama untuk mengendalikan TBC di Kaltim,” kata Jaya.

Share
Related Articles
Kesehatan

RSUD Ratu Aji Putri Botung Siap Layani Pasang Ring Jantung, Didukung Rp46 M dari Kemenkes

IKNPOS.ID - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) memperkuat layanan kesehatan di daerah...

Kesehatan

Kemenkes RI Dukung RSUD Penajam Sediakan Layanan Operasi Jantung

IKNPOS.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memberikan dukungan kepada RSUD Ratu Aji...

Kesehatan

Kanker Ginjal Bisa Menyerang Usia Muda, Kenali Gejala Awalnya

Kanker ginjal sering dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang usia lanjut. Namun...

kasus campak Pamekasan
Kesehatan

Capaian Nasional Tinggi, Tapi Campak Masih Mengintai di Daerah Ini!

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali menegaskan bahwa imunisasi campak-rubella (MR) merupakan cara...