Home Borneo BPS: Inflasi Kaltim Tetap Terkendali hingga Tutup Buku 2024
Borneo

BPS: Inflasi Kaltim Tetap Terkendali hingga Tutup Buku 2024

Share
Inflasi Provinsi Kalimantan Timur, Juni 2024
Share

IKNPOS.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencatat bahwa inflasi di wilayah Kaltim tetap terkendali hingga akhir tahun 2024.

Inflasi month-to-month (m-to-m) tercatat sebesar 0,31%, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional sebesar 0,44%.

Sementara itu, inflasi year-on-year (y-on-y) mencapai 1,47%, juga di bawah rata-rata nasional yang berada di angka 1,57%.

Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menyebut bahwa pencapaian ini mencerminkan efektivitas pengendalian harga yang dilakukan pemerintah daerah dan pusat.

“Inflasi akhir tahun ini menjadi cerminan stabilitas ekonomi di Kalimantan Timur, meskipun ada tekanan harga dari beberapa kelompok pengeluaran tertentu,” ujar Yusniar dikutip dari Nomorsatukaltim, Minggu 5 Januari 2025.

Komponen Penyumbang Inflasi

1. Inflasi Month-to-Month (Desember 2024 vs November 2024)

  • Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama dengan kenaikan harga 1,27% dan andil 0,38%. Komoditas utama: ikan layang, tomat, kangkung, bayam, dan bawang merah.
  • Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi 0,35% (andil 0,02%).
  • Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami kenaikan 0,06% (andil 0,01%).

2. Inflasi Year-on-Year (Desember 2024 vs Desember 2023)

  • Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencatat inflasi tertinggi dengan peningkatan 2,64% (andil 0,77%), terutama dari beras, sigaret kretek mesin (SKM), dan kopi bubuk.
  • Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat kenaikan terbesar secara persentase, yaitu 5,67% (andil 0,36%).
  • Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran meningkat 1,92% (andil 0,20%).

Beberapa kelompok pengeluaran memberikan kontribusi deflasi yang signifikan:

  • Transportasi: Penurunan harga sebesar 2,03% (andil -0,28%), dipengaruhi oleh turunnya tarif angkutan udara.
  • Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan: Penurunan sebesar 0,62% (andil -0,03%) akibat harga telepon seluler dan bensin yang turun.

Inflasi Berdasarkan Wilayah

  • Inflasi y-on-y tertinggi: Kabupaten Berau (2,69%).
  • Inflasi y-on-y terendah: Kota Balikpapan (1,11%).
  • Inflasi m-to-m tertinggi: Kabupaten Penajam Paser Utara (0,78%).
  • Inflasi m-to-m terendah: Kabupaten Berau (0,17%).

Menurut Yusniar, pemerintah telah melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga, seperti:

Share
Related Articles
Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
Borneo

Tol IKN Seksi 3A-2 Percepat Akses Balikpapan–Samarinda ke Kawasan Pemerintahan Baru

IKNPOS.ID - Keberadaan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A-2 mulai...

Borneo

Mengejutkan! Kaltim Siapkan 1.270 Ton Sampah per Hari Demi Listrik, Ini Rencana Besarnya

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan pasokan sampah...

Borneo

Sorotan Ekonom soal IKN: Risiko Pemborosan hingga Usulan Kampus dan Alih Fungsi Infrastruktur

IKNPOS.ID - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi topik hangat dalam...

Program bedah rumah Kaltim digeber, kuota naik jadi 3.000 unit. Jadwal dipercepat, Balikpapan jadi fokus utama pemerintah.
Borneo

Bedah Rumah Digeber! Kuota Melejit 3.000 Unit di Kaltim, Jadwal Maju—Balikpapan Jadi Sorotan

IKNPOS.ID - Pemerintah tancap gas mempercepat program bedah rumah di Kalimantan Timur....