Home Borneo Pemkot Samarinda Luncurkan Kartu Tepat Sasaran untuk Penyaluran Elpiji Bersubsidi
Borneo

Pemkot Samarinda Luncurkan Kartu Tepat Sasaran untuk Penyaluran Elpiji Bersubsidi

Share
Share

IKNPOS.ID – Sebagai solusi Harga gas elpiji tiga kilogram yang mahal dan juga kerap sulit didapat, Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) menerapkan program kartu tepat sasaran untuk penyaluran elpiji tiga kilogram bersubsidi.

“Program ini digagas untuk mengatasi keluhan masyarakat terkait harga elpiji yang mahal dan sulit didapatkan, serta memastikan keluarga kurang mampu mendapatkan akses terhadap energi dengan harga terjangkau,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Nurrahmani, Minggu, 29 Desember 2024.

Menurutnya, hal yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana memastikan keluarga kurang mampu mendapatkan jatah elpiji bersubsidi dengan harga yang seharusnya.

Nurrahmani menambahkan, Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji tiga kilogram di Samarinda berkisar Rp18.000. Namun di lapangan, harga jual elpiji seringkali melebihi ketentuan.

“Melalui program kartu tepat sasaran ini, ditargetkan masyarakat kurang mampu bisa mendapatkan elpiji dengan harga sesuai HET,” tegasnya.

Program ini menyasar sekitar 18.500 kepala keluarga (KK) di 10 kecamatan di Samarinda. Data penerima manfaat diperoleh dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data kemiskinan ekstrem, yang kemudian diverifikasi di lapangan dengan melibatkan Ketua RT, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) hingga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

“Tidak menutup kemungkinan di luar data tersebut masih ada warga yang belum masuk dan berhak menerima bantuan. Oleh karena itu, verifikasi lapangan sangat penting,” jelasnya.

Setiap KK penerima manfaat mendapatkan kartu kendali elpiji bersubsidi. Jumlah tabung yang diterima disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga.

Keluarga dengan 1-3 anggota mendapatkan dua tabung per bulan, keluarga dengan 4-6 anggota mendapatkan empat tabung per bulan, dan keluarga dengan tujuh anggota atau lebih mendapatkan lima tabung per bulan.

“Kartu kendali ini dibuat berdasarkan alamat dan berlaku hingga tahun 2026. Setiap penarikan elpiji akan dicatat dan ditandatangani oleh penerima manfaat dan pihak pangkalan, sehingga sulit disalahgunakan,” papar Nurrahmani.

Share
Related Articles
Pesan Rudy ke Bankaltimantara
Borneo

Mobil Dinas Range Rover Gubernur Kaltim Dikembalikan, Dana Rp7,54 Miliar Resmi Masuk Kas Daerah

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan proses pengembalian mobil dinas gubernur...

Operasi Ketupat Mahakam Kaltim 2026
Borneo

Kaltim Siaga Mudik! Operasi Ketupat Mahakam 2026 Siap Amankan Jalur Lebaran 13 Hari

IKNPOS.ID - Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mulai mematangkan strategi pengamanan...

Borneo

Hati-Hati Kehabisan! Stok Daging Ayam di Kalbar Melimpah Ruah, Tapi Nasib Sapi Potong Justru Genting?

IKNPOS.ID - Momen Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tinggal menghitung hari, dan...

Borneo

Meski Ekspor Turun, BI Proyeksikan Ekonomi Provinsi Penyangga IKN Tetap Tumbuh

IKNPOS.ID - Meski nilai ekspor mengalami penurunan akibat berbagai faktor global, Bank...