IKNPOS.ID – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat proses pembangunan Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN).
Proyek strategis ini diarahkan untuk mendukung aktivitas pemerintahan dan meningkatkan konektivitas di ibu kota baru.
Salah satu elemen yang menjadi fokus utama adalah sisi udara (air side), yang mencakup landasan pacu, apron, dan taxiway.
Progres Sisi Udara Mencapai 78,919%
Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR melaporkan bahwa progres pembangunan fasilitas sisi udara bandara kini telah mencapai 78,919%.
Fasilitas ini merupakan bagian vital untuk mendukung operasional penerbangan pesawat-pesawat VVIP.
“Pembangunan bandara VVIP IKN terus dilakukan, termasuk pada area landasan pacu, apron, dan taxiway. Progres fisik saat ini telah mencapai 78,919% dan akan segera rampung,” ungkap Ditjen Bina Marga melalui unggahan di Instagram resmi mereka (@pupr_binamarga), dikutip Rabu 27 November 2024.
Akses Jalan Bandara Juga Digenjot
Selain sisi udara, Kementerian PUPR juga memprioritaskan pembangunan akses jalan menuju Bandara IKN.
Progres pembangunan akses jalan ini sudah mencapai 66,94% dan terus difokuskan agar dapat selesai bersamaan dengan operasionalisasi bandara.
“Proses pembangunan jalan akses menuju bandara tersebut juga tengah berlangsung. Pembangunan telah mencapai 66,94% dan sedang difokuskan pengerjaannya agar dapat segera digunakan,” jelas Ditjen Bina Marga.
Kode ICAO dan Potensi Bandara IKN
Bandara VVIP IKN nantinya akan memiliki kode resmi International Civil Aviation Organization (ICAO), yakni WALK, yang merepresentasikan ibu kota baru sebagai pusat pemerintahan.
Kehadiran bandara ini diharapkan mampu memberikan kemudahan akses transportasi bagi pejabat negara, delegasi internasional, dan tamu VVIP lainnya.
“Proyek bandara IKN dan infrastrukturnya diharapkan dapat memberikan kemudahan akses transportasi sekaligus memperkuat konektivitas di Ibu Kota Nusantara,” tambah Kementerian PUPR.
Dukungan Infrastruktur di Sekitar IKN