Home Pemerintahan Kesiapaan Fasilitas Pemindahan ASN Jadi Fokus Utama Pembangunan IKN 2025
Pemerintahan

Kesiapaan Fasilitas Pemindahan ASN Jadi Fokus Utama Pembangunan IKN 2025

Share
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono. Foto: ANT
Share

IKNPOS.ID – Fokus utama pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (IKN) pada tahun 2025 adalah memastikan kesiapan fasilitas pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal itu disampaikan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljo setelah mendapatkan arahan strategis dari Presiden Prabowo Subianto terkait rencana pemindahan ASN ke IKN yang akan dilakukan pada 2025.

Basuki mengatakan, sesuai arahan Presiden Prabowo timeline pembangunan IKN dibagi menjadi dua yakni ada 2025 dan 2028.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, timeline pembangunan IKN dibagi menjadi dua, yaitu 2025 dan 2028,” ungkap Basuki, beberapa waktu lalu.

Adapun target pertama yang akan dilakukan pada 2025, meliputi penyelesaian perkantoran, hunian, dan ekosistem pendukungnya pada akhir Desember 2024.

Untuk keperluan pemindahan ASN OIKN berkoordinasi dengan Menteri PANRB

“Untuk 2025, kami telah berkoordinasi dengan Menteri PANRB mengenai rencana pemindahan ASN tahap awal,” jelas Basuki.

Selain itu, pemindahan ASN akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal, OIKN telah menyiapkan 47 tower hunian yang siap ditempati ASN, lengkap dengan perkantoran dan ekosistem pendukungnya.

Jumlah ASN yang akan dipindahkan akan ditentukan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini.

Basuki juga menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur perkantoran dan hunian saat ini telah menyesuaikan jumlah kementerian di era Kabinet Indonesia Maju, yakni sebanyak 36 kementerian.

Namun, dengan bertambahnya jumlah kementerian dalam Kabinet Merah Putih era Presiden Prabowo menjadi 48, penambahan hunian dan fasilitas akan segera dilakukan.

“Tentunya, jumlah hunian dan kantor akan disesuaikan. Jika sebelumnya 36 kementerian, kini kami akan menambah untuk memenuhi kebutuhan 48 kementerian,” ungkap Basuki.

Sedangkan target kedua, pada 2028 sesuai arahan Presiden Prabowo, OIKN akan menyelesaikan pembangunan infrastruktur legislatif dan yudikatif.

Hal ini mencakup kantor dan hunian untuk lembaga seperti Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), serta Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Share
Related Articles
IKN Siap Disulap Jadi 'Cognitive City' Pertama di Dunia
Pemerintahan

IKN Siap Disulap Jadi ‘Cognitive City’ Pertama di Dunia

IKNPOS.ID - Otorita IKN telah mengikat kontrak kerja sama asistensi teknis dengan...

Pemerintahan

Benarkah Alfamart & Indomaret di Desa Bakal Ditutup? Ini Jawaban Tegas Mendes Yandri

IKNPOS.ID - Isu mengenai rencana penutupan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret...

IKN Amankan Modal Rp72 Triliun
Pemerintahan

MANTAP! IKN Amankan Modal Rp72 Triliun

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki babak baru yang semakin...

Target Forest City 2045, IKN Diklaim Jadi Titik Balik Pemulihan Hutan
Pemerintahan

Otorita IKN dan Pemprov Kaltim Kolaborasi Tangani Aktivitas Ilegal dan Kelola Hutan Nusantara

IKNPOS.ID - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur...