Home News Peluang Besar! Industri Mebel dan Kerajinan Diminta Penuhi Kebutuhan Properti IKN
News

Peluang Besar! Industri Mebel dan Kerajinan Diminta Penuhi Kebutuhan Properti IKN

Share
Share

IKNPOS.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus membawa dampak positif bagi berbagai sektor industri di Indonesia, termasuk industri mebel dan kerajinan.

Melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Bina Karya, Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menyediakan kebutuhan properti di IKN.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sektor usaha kecil dan menengah (UKM) yang berperan besar dalam industri ini.

“Langkah konkret yang telah dilakukan Asmindo adalah menandatangani MoU dengan PT Bina Karya untuk mendukung pembangunan IKN dengan produk furnitur dan kerajinan yang mayoritas dihasilkan oleh UKM. Hal ini diharapkan dapat memperkuat UKM kita dan memajukan industri,” kata Ketua Umum Asmindo, Dedy Rochimat, dalam pernyataannya pada Rabu, 18 September 2024.

Dedy menambahkan, kerja sama ini akan menjadi dorongan besar bagi pelaku UKM dalam menghadapi permintaan furnitur dan kerajinan yang meningkat seiring dengan pembangunan infrastruktur di IKN.

Selain itu, sektor pariwisata, khususnya perhotelan, juga diproyeksikan mengalami peningkatan transaksi furnitur seiring upaya peningkatan fasilitas guna menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pameran IFFINA: Memperluas Pasar Internasional

Asmindo juga telah menggelar pameran furnitur dan kerajinan terbesar di Indonesia, yaitu IFFINA Indonesia Mebel & Design Expo pada 14-17 September 2024 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pagelaran ini melibatkan lebih dari 200 perusahaan furnitur dan kerajinan, dengan peserta dari 80 negara.

“Target kami adalah 15.000 pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara,” jelas Dedy Rochimat.

Selain itu, Asmindo menargetkan peningkatan transaksi sebesar 30 persen dari tahun sebelumnya, dengan angka transaksi pada IFFINA 2023 tercatat mencapai USD 200 juta.

Dalam pelaksanaannya, IFFINA 2024 mendapatkan dukungan penuh dari berbagai kementerian, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Share
Related Articles
Prabowo Targetkan Waktu Tunggu Haji Jadi 26 Tahun, Kemenhaj Wajib Efisiensi Anggaran  
News

Pengawasan Diperketat, Kemenhaj Pastikan Haji 2026 Siap Digelar Tanpa Celah

Kemenhaj menegaskan seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M berjalan sesuai...

Jemaah Haji Indonesia
News

Haji 2026 Dipastikan Lancar, Jemaah Indonesia Mulai Berangkat 22 April

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa persiapan penyelenggaraan Haji 2026 berjalan sesuai...

News

Misi Diplomasi Asia Timur, Presiden Prabowo Terbang ke Jepang Perkuat Kerja Sama Strategis

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan lawatan resmi ke Jepang pada Minggu,...

Kapal Pertamina Pride tertahan Selat Hormuz
News

Malaysia dan Thailand Melenggang, Kapal Tanker Pertamina Pride Masih Tertahan di Selat Hormuz

IKNPOS.ID - Upaya diplomasi global di Selat Hormuz mulai membuahkan hasil bagi...