DHX 2026 mempertemukan perbankan, pengembang, dan pelaku industri pendukung perumahan dalam satu lokasi. Lebih dari 200.000 unit hunian ditawarkan melalui mitra pengembang Himbara, baik BUMN maupun swasta. Pilihan hunian tersebut menyasar berbagai segmen masyarakat, mulai MBR hingga segmen affluent.
Masyarakat juga dapat memperoleh berbagai alternatif pembiayaan. Skema yang ditawarkan antara lain uang muka mulai 1%, suku bunga mulai 2,75%, tenor hingga 30 tahun. Serta, pilihan angsuran bertahap (step-up) sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Hirwandi menilai, kemudahan akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas kepemilikan rumah. Pertemuan antara masyarakat, perbankan, dan pengembang dalam satu platform membuat calon pembeli dapat memperoleh informasi sekaligus memilih skema pembiayaan sesuai kemampuan.
“Jadi masyarakat tidak hanya mendapatkan pilihan rumah, tetapi juga bisa langsung mengetahui skema pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan mereka,” jelasnya.
Melalui pameran tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai lokasi, spesifikasi, harga, hingga status proyek. Pengunjung juga bisa berkonsultasi langsung dengan pengembang terkait unit yang diminati, tahapan pembangunan, dan aspek legalitas proyek. Calon pembeli juga dapat melakukan simulasi pembiayaan dan pemesanan unit sesuai ketentuan masing-masing proyek.
Hirwandi menambahkan, penguatan sektor perumahan penting. Mengingat, pembangunan hunian memberikan dampak ekonomi yang luas. Berdasarkan kajian Housing Finance Center BTN, KPR tercatat mendorong tambahan output ekonomi nasional hingga Rp3.049 triliun.
Bahkan, setiap tambahan investasi Rp1 triliun di sektor perumahan diperkirakan mampu menyerap sekitar 8.000 tenaga kerja. Artinya, pembangunan hunian tidak hanya menggerakkan sektor properti dan perbankan. Tetapi juga konstruksi, industri bahan bangunan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Perumahan itu memiliki efek berganda. Ketika pembangunan rumah bergerak, banyak sektor lain ikut bergerak. Karena itu, pembiayaan perumahan juga menjadi bagian penting dalam mendorong perekonomian,” paparnya.