Selain unggul dalam penyaluran FLPP Kuartal II/2026, BTN juga meraih peringkat I kategori Penyaluran Pembiayaan Tapera Terbanyak Periode Tahun 2021–2025 dengan capaian sebanyak 12.637 peserta.
Pada kategori yang sama, BSN menempati peringkat II dengan capaian 2.811 peserta, sedangkan BRI berada pada peringkat III dengan capaian 2.347 peserta. Nixon menilai, penghargaan tersebut menunjukkan bahwa peran BTN dalam pembiayaan perumahan tidak hanya tercermin dari pencapaian satu periode, tetapi juga dari konsistensi penyaluran dalam jangka panjang.
“Peringkat pertama untuk penyaluran Pembiayaan Tapera periode 2021–2025 menjadi bukti bahwa peran BTN dibangun melalui konsistensi. Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus memperkuat layanan dan menjaga kualitas pembiayaan perumahan,” ujar Nixon.
BSN juga menerima apresiasi dalam kategori Bank Penyalur dengan Jumlah Pelaporan akuHUNI Terbanyak dan Tingkat Validasi e-Monev di atas 90%. Berdasarkan data BP Tapera, BSN mencatat pelaporan akuHUNI sebanyak 3.381 MBR dengan tingkat validasi e-Monev sebesar 92,58%.
Menurut Nixon, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa penyaluran pembiayaan perlu ditopang oleh pelaporan dan pemantauan yang akurat untuk memastikan rumah benar-benar diterima dan dihuni oleh masyarakat yang berhak.
“Penyaluran bukan hanya mengenai berapa banyak rumah yang dibiayai, tetapi juga bagaimana pembiayaan tersebut dipantau setelah akad. Pelaporan dan validasi menjadi bagian penting untuk menjaga akuntabilitas program rumah subsidi,” katanya.
Kualitas dan Keterhunian Menjadi Bagian Evaluasi
BP Tapera mencatat telah memantau 48.958 rumah FLPP hingga akhir Juni 2026 dengan tingkat keterhunian sebesar 93,35%. BP Tapera menargetkan pemantauan terhadap 75.000 rumah FLPP di sedikitnya 77 kabupaten dan kota hingga akhir 2026.
Evaluasi kinerja bank penyalur FLPP dilakukan terhadap lima komponen, yaitu penyaluran pembiayaan, ketepatan sasaran, kondisi rumah pascaakad, keterhunian rumah, dan pengelolaan dana. BP Tapera juga menegaskan prinsip zero tolerance terhadap ketidakterhunian rumah FLPP.