Home Ragam Kolaborasi BTN dan KAI Hadirkan 5.400 Unit Hunian TOD Baru
Ragam

Kolaborasi BTN dan KAI Hadirkan 5.400 Unit Hunian TOD Baru

Share
BTN
Share

“Kita menggabungkan tiga hal sebenarnya. Satu adalah perumahan vertikal yang harganya terjangkau, yang merupakan bagian dari program penting dari pemerintah Bapak Presiden Prabowo Subianto. Yang kedua adalah kita merealisasikan konsep TOD, Transit Oriented Development,” ujar Bobby.

Menurut Bobby, kawasan Manggarai memiliki total area sekitar 62 hektare yang akan dikembangkan menjadi kawasan terintegrasi yang mencakup hunian, area komersial, kawasan bisnis, fasilitas olahraga, hingga area leisure.

“Yang ketiga, kawasan Manggarai ini kita mempunyai 62 hektar yang akan kita desain itu akan menjadi CBD keduanya Jakarta, setara SCBD,” jelas Bobby.

Dalam kerja sama ini, KAI melalui anak usahanya KAI Properti menyiapkan sejumlah aset strategis untuk pengembangan hunian TOD di empat kota, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya dengan total potensi lebih dari 5.400 unit hunian.

Lokasi yang direncanakan meliputi kawasan Stasiun Manggarai Blok G dan F Jakarta dengan potensi sekitar 2.200 unit, Stasiun Kiaracondong Bandung sekitar 753 unit, kawasan Dr. Kariadi/Gergaji Semarang sekitar 1.042 unit, serta kawasan Stasiun Gubeng Surabaya sekitar 1.489 unit.

Khusus untuk tahap awal pengembangan di kawasan Manggarai, proyek akan dibangun di atas lahan sekitar 2,2 hektare dengan pembangunan tiga tower pertama. Selanjutnya proyek akan dilanjutkan pada area sekitar 1,6 hektare untuk pengembangan delapan tower hunian vertikal dengan total sekitar 5.000 unit.

Kawasan TOD Manggarai berada di salah satu simpul transportasi terbesar di Indonesia yang terhubung langsung dengan KRL Commuter Line lintas Jabodetabek, kereta bandara, LRT, Transjakarta, hingga akses menuju MRT Jakarta dan pusat bisnis seperti Sudirman, Thamrin, dan Kuningan. Saat ini jumlah pengguna transportasi yang keluar masuk kawasan Manggarai mencapai sekitar 300 ribu orang per hari.

Hunian yang dikembangkan terdiri atas tipe 2-bedroom dengan ukuran sekitar 45 meter persegi hingga 54 meter persegi agar lebih layak bagi keluarga muda dan keluarga bertumbuh. Harga unit diproyeksikan mulai dari sekitar Rp500 jutaan untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sementara unit non-subsidi dipasarkan mulai kisaran Rp700 jutaan hingga di atas Rp1 miliar tergantung tipe dan lokasi tower.

Share
Related Articles
Swasembada Papan
Ragam

BTN Dukung Gagasan Swasembada Papan 2045

IKNPOS.ID - Sektor perumahan bukan sekadar urusan membangun atap dan dinding. Melainkan...

BTN KPP
Ragam

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

IKNPOS.ID - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat perannya...

saham
Ragam

Bursa Saham Melorot, Harga Saham BBTN Malah Naik

IKNPOS.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI)...

Pasar properti
Ragam

Pasar Properti Dinilai On The Track Ditopang Momentum Lonjakan Trend Positif Penjualan Rumah Second

IKNPOS.ID - Pasar properti pada tahun ini diproyeksikan akan tetap on the...