Home Ragam BTN Gelar Lelang Akbar 2026: Tawarkan 10.000 Hunian Second dengan Harga di Bawah Pasar dan KPR Bunga 5%
Ragam

BTN Gelar Lelang Akbar 2026: Tawarkan 10.000 Hunian Second dengan Harga di Bawah Pasar dan KPR Bunga 5%

Share
BTN
BTN gelar Lelang Akbar BTN 2026 dengan 10.000 rumah second harga hingga 40% di bawah pasar dan KPR bunga mulai 5% untuk dorong kepemilikan hunian.
Share

“Kami melihat rumah second kini tidak hanya menjadi alternatif investasi, tetapi juga solusi kepemilikan hunian bagi masyarakat di tengah kenaikan harga rumah baru. Penguatan ekosistem rumah second ini diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, mendukung Program 3 Juta Rumah, sekaligus menciptakan pasar properti yang lebih sehat dengan pilihan harga yang lebih kompetitif,” kata Benjamen.

Dalam kesempatan yang sama, Property Expert Panangian Simanungkalit mengatakan masuknya hunian lelang ke pasar melalui Lelang Akbar BTN 2026 berpotensi menjadi salah satu pendorong booming properti dalam beberapa tahun ke depan.

“Jangan terlewat kesempatan ini apalagi proses lelang kini semakin mudah. Pasar hunian second memiliki potensi besar untuk tumbuh karena adanya keterbatasan suplai rumah baru dibandingkan peningkatan kebutuhan hunian masyarakat setiap tahun,” ujar Panangian.

Panangian menilai secondary market dapat menjadi solusi untuk memperluas akses kepemilikan rumah di tengah tingginya backlog perumahan nasional. Menurutnya, dengan harga kompetitif, lokasi strategis, infrastruktur yang sudah terbentuk, serta dukungan KPR bunga single digit, hunian second menjadi opsi menarik bagi masyarakat untuk memiliki rumah maupun berinvestasi properti.

Sementara itu, Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Syukriah HG mengatakan penyelenggaran Lelang Akbar BTN 2026 ini sejalan dengan peringatan 118 Tahun Lelang Indonesia. Momentum ini menjadi pengingat bahwa lelang merupakan instrumen ekonomi yang adaptif, transparan, dan relevan dalam mendukung perekonomian nasional.

Menurutnya, tema tersebut juga sangat selaras dengan dinamika ekonomi saat ini terutama dalam memperluas akses ekonomi masyarakat.

Syukriah menambahkan DJKN terus melakukan penyempurnaan layanan lelang melalui digitalisasi aplikasi dan sistem layanan agar proses lelang semakin cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. “Kami meyakini sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan akan menjadi fondasi penting dalam menentukan kesuksesan Lelang Akbar BTN 2026 sekaligus memperluas partisipasi publik dalam ekosistem lelang nasional,” ujar Syukriah.

Share
Related Articles
ekonomi nasional
Ragam

BNI Perkuat Ekosistem Digital dan Pasar Global untuk Dorong Ekonomi Nasional

IKNPOS.ID - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan komitmennya...

keuangan digital
Ragam

BNI Pikat Generasi Muda Jogja Melek Keuangan Pakai Beragam Solusi dan Inovasi Keuangan Digital

IKNPOS.ID - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan beragam...

pgn
Ragam

Gandeng Pertamina dan Pupuk Indonesia, PGN Siap Jadi Transporter Utama CCS untuk Amonia Rendah Karbon

IKNPOS.ID - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas...

Bank Negara Indonesia
Ragam

BNI Tegaskan Komitmen Pelestarian Satwa Langka di Hari Spesies Terancam Punah 2026

IKNPOS.ID - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat...