“Semakin luas wilayah, semakin berat biaya pembangunan. Jadi masyarakat jangan sampai gagal paham. Itu sebenarnya yang terjadi,” tuturnya.
Kendati demikian, Krisantus menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya menangani kerusakan jalan di Sintang. Ia melaporkan bahwa perbaikan di beberapa titik, termasuk wilayah Bedayan yang viral, sudah mulai diproses. Pemerintah kabupaten setempat telah mengerahkan alat dari Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ) ke lokasi.
“Infrastruktur jalan dan jembatan di Sintang memang berat dengan kemampuan fiskal yang ada. Tapi pemerintah tidak akan tinggal diam,” katanya menegaskan komitmen pemerintah.
Polemik ini bermula dari unggahan video seorang warga bernama Elisabet yang menjadi perhatian publik. Dalam video yang tersebar luas hingga memicu reaksi dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak di daerah tersebut, Elisabet secara langsung meminta perhatian dari tokoh Jawa Barat.
“Tolong, lah Kang Dedi. Jalan kami babak belur. Gubernur kami pingsan kayaknya. Gak ada bangun jalan kami,” demikian kutipan pernyataan Elisabet dalam video yang memicu respons dari Wakil Gubernur tersebut. *
- anggaran pembangunan jalan
- APBD Kalbar
- berita Kalbar hari ini
- Dedi Mulyadi
- infrastruktur Kalbar vs Jawa Barat
- jalan rusak Sintang
- jalan rusak viral
- jalan Sepauk Sintang
- Krisantus Kurniawan
- Krisantus tantang Dedi Mulyadi
- Musrenbang Sintang
- Pemprov Kalbar
- perbandingan APBD
- viral TikTok Bedayan
- Wakil Gubernur Kalimantan Barat