IKNpos.id – Di salah satu sudut padat penduduk Kota Banjarmasin mendadak berubah menjadi horor yang memilukan. Sebuah gang sempit yang biasanya hanya dilewati warga untuk bertegur sapa, kini berubah menjadi saksi bisu sebuah aksi kekerasan brutal yang merenggut nyawa seorang pria.
Tanpa peringatan, insiden berdarah ini meletus begitu cepat. Korban, yang identitasnya kini dalam penanganan pihak kepolisian, ditemukan terkapar dengan luka tusukan fatal di tubuhnya.
Ruang gerak yang terbatas di dalam gang tersebut seolah menutup jalan bagi korban untuk menyelamatkan diri dari amukan senjata tajam yang membabi buta yang dilakukan oleh Oknum Pria Tak Dikenal (OTD).
Detik-Detik Kejadian yang Menggetarkan Warga
Berdasarkan rekaman CCTV yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian mengaku memperlihatkan sosok pelaku dan korban serta teriakan singkat sebelum suasana kembali sunyi mencekam.
Namun, saat warga mulai memberanikan diri keluar rumah, pemandangan memilukan sudah tersaji di depan mata. Darah segar mengalir di aspal gang, sementara nyawa korban sudah tidak tertolong lagi sebelum sempat mendapatkan perawatan medis.
Dari rekaman tersebut, korban saat itu sedang berjalan seorang diri sebelum secara tiba-tiba didekati oleh pelaku dari arah belakang.
Pelaku terlihat mengenakan pakaian gelap langsung melakukan penyerangan secara cepat, membuat korban tidak sempat melakukan perlawanan.
Korban sendiri sempat berusaha menyelamatkan diri sambil berteriak meminta pertolongan, hingga akhirnya terjatuh tidak jauh dari lokasi kejadian.
Warga yang mengetahui peristiwa tersebut segera memberikan bantuan dan juga mengevakuasi korban ke RS Suaka Insan untuk bisa ditangani lebih awal.
Tetapi sayangnya setelah tiba di RS, semua sudah terlambat karena korban dinyatakan meninggal dunia.
“Kekerasan bukanlah solusi atas konflik apa pun; ia hanya meninggalkan duka yang mendalam bagi mereka yang ditinggalkan dan lubang hitam bagi kemanusiaan kita.”
Dugaan Motif dan Pengejaran Pelaku
Hingga saat ini, motif di balik aksi keji ini masih menjadi teka-teki besar. Apakah ini dendam pribadi, perselisihan yang memuncak, atau aksi kriminalitas murni? Aparat kepolisian terus bekerja ekstra keras untuk menyisir setiap petunjuk yang ada.