IKNpos.id – Di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang kian dinamis, angin segar berhembus bagi masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) secara resmi memulai akselerasi penyaluran bantuan pangan yang menyasar puluhan ribu keluarga penerima manfaat (KPM).
Manager Pengadaan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalimantan Selatan Muhammad Radi Ansari mengatakan, pada periode Februari-Maret 2026, Bulog Kalsel menyalurkan bantuan pangan ke 31.406 Penerima Bantuan Pangan (PBP) se-Kabupaten Tanah Laut dengan total beras sebanyak 628.120 kilogram.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga.
Sebanyak 31.406 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Bumi Tuntung Pandang dipastikan akan mendapatkan alokasi beras berkualitas tinggi. Distribusi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting pemerintah untuk menekan angka inflasi daerah sekaligus memastikan ketahanan pangan di tingkat akar rumput tetap terjaga.
Distribusi Tepat Sasaran dan Transparan
Proses penyaluran dilakukan dengan pengawasan ketat untuk menjamin bantuan jatuh ke tangan yang benar-benar membutuhkan. Bulog Kalsel bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan pihak transporter untuk menjangkau pelosok desa di Tanah Laut, memastikan tidak ada warga yang terlewatkan dalam program intervensi pangan ini.
Dalam kesempatan itu, menurut dia, Bulog Kalsel juga menyalurkan bantuan sebanyak 125.624 liter minyak goreng untuk 11 kecamatan dan 135 desa/kelurahan di Kabupaten Tanah Laut.
Kualitas beras yang disalurkan pun menjadi prioritas utama. Melalui proses quality control yang berlapis, Bulog menjamin bahwa komoditas yang sampai ke meja makan warga adalah beras pilihan yang layak konsumsi dan bergizi.
“Bantuan pangan ini adalah jembatan kesejahteraan; sebuah komitmen untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun meja makan di Tanah Laut yang kosong di tengah tantangan ekonomi global.”