Reza, perwakilan dari HSE Paket Proyek Yudikatif, mengungkapkan bahwa setiap nyawa yang masuk ke area kerja wajib melalui penyaringan ketat.
- Screening Kesehatan: Pemeriksaan fisik menyeluruh bagi setiap pekerja baru.
- Surveilans Migrasi: Pelacakan riwayat perjalanan dan penyakit untuk memastikan tidak ada “pembawa” malaria dari luar daerah.
- HSE Induction: Edukasi wajib mengenai kebersihan lingkungan kerja agar tidak menciptakan sarang nyamuk.
Tim Kader Kesehatan IKN Melalui Surat Keputusan Resmi
Sebagai langkah nyata, Otorita IKN tidak hanya sekadar memberikan pelatihan, namun akan melegalkan status para peserta melalui Surat Keputusan (SK) resmi sebagai Kader Kesehatan IKN. Mereka akan dibekali keahlian khusus yang meliputi:
- Surveilans Migrasi: Mendeteksi dini risiko penyakit dari pendatang (oleh dr. Bangun Cahyo Utomo).
- Identifikasi Vektor: Teknik membedakan dan membasmi nyamuk penular (oleh Hajito Ponco Waluyo).
- Kegawatdaruratan: Penanganan pertama jika ditemukan kasus bergejala berat (oleh dr. Jumria Tandi Panggalo).
Upaya promotif dan preventif ini menempatkan IKN sebagai model kota modern yang menempatkan keamanan biologis sebagai prioritas utama.
Dengan keterlibatan aktif tim K3 dan pengelola hunian, IKN diproyeksikan menjadi kawasan bebas jentik pertama yang terintegrasi penuh antara pemukiman dan industri.