Nordin menambahkan, tim juga akan mendorong peningkatan partisipasi masyarakat melalui koordinasi lintas sektor hingga tingkat kecamatan dan kelurahan guna memastikan program berjalan berkelanjutan.
“Tim pembina ProKlim terdiri atas unsur pemerintah daerah, akademisi, pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta pegiat lingkungan,” katanya menambahkan.
Melalui pembentukan tim ProKlim, Nordin berharap, semua desa dan kelurahan di Tapin bisa masuk dalam program ProKlim agar bisa meningkatkan edukasi serta kapasitas guna menghadapi perubahan iklim dan mengurangi pelepasan gas efek rumah kaca ke atmosfir.