Catatan Dahlan Iskan

Kompor Oracle

Catatan Dahlan Iskan

Share
AWS, Microsoft, Google, dan Oracle adalah milik Amerika.
AWS, Microsoft, Google, dan Oracle adalah milik Amerika.
Share

Meski punya satelit, Iran tidak mengandalkan Nahid-2 untuk membangun cloud-nya. Tidak aman. Iran lebih mengandalkan kapasitas besar cloud-nya lewat jaringan fiber optic.

Iran ternyata sudah punya jaringan fiber optic puluhan ribu kilometer. Sampai ke tingkat desa. Khusus di perkotaan jaringan fiber optic-nya sudah mencapai 90 persen.

Fiber optic itu bikinan dalam negeri. Sebagai negara yang diisolasi Amerika selama hampir 50 tahun, ternyata Iran berhasil mengembangkan teknologi fiber optic sendiri.

Maka cloud milik Iran berbasis jaringan darat. Lebih aman. Bisa dikendalikan sendiri. Iran membangun ribuan server sehingga ketika disatukan oleh jaringan fiber optic menjadi sangat besar.

Pun Amerika ternyata tidak mengandalkan satelit untuk perang ini. Yang lebih diandalkan adalah jaringan fiber optic. Baik di darat maupun yang ditanam di dasar laut. Kecepatan aliran datanya lebih tinggi daripada satelit –yang kadang delay-nya sangat mengganggu perhitungan yang sangat presisi.

Tentu kapasitas cloud di empat perusahaan Amerika itu tak terkirakan besarnya. Anda hanya mengenal ukuran MB atau GB. Di cloud mereka sudah tidak mengenal MB dan GB. Bahkan TB pun dianggap kecil. Terabyte tidak berarti. Satuan ukuran cloud mereka adalah EB (Exabyte).

Untuk bisa membayangkan besarnya EB mudah saja: satu film cerita itu ukurannya 4 GB. Maka kalau Anda punya paket pulsa di HP Anda satu EB sama dengan Anda bisa menyimpan sebanyak 250 juta film di HP Anda. Anda pun akan bisa menonton film lewat HP selama 400.000 tahun.

Tentu Tiongkok tahu betapa strategis ternyata peran perusahaan teknologi informasi dalam perang. Tentu Tiongkok tidak mau Alibaba akan jadi milik asing atau dikuasai oleh asing. Tiongkok tahu, kelak, Alibaba adalah salah satu senjata yang sangat penting. Dan Huawei.

Untung kita tidak punya musuh sehingga tidak memiliki semua itu tidak dianggap lemah. Yang penting ibu-ibu jangan sampai lupa: setelah selesai masak matikanlah kompor. (Dahlan Iskan)

Share
Related Articles
Catatan Dahlan Iskan

Agus Mustofa

Oleh: Dahlan Iskan Lima jam sebelum meninggal ia memanggil putrinya: Citra P....

Catatan Dahlan Iskan--Rumah Ahmadi
Catatan Dahlan Iskan

Rumah Ahmadi

INILAH hak paten yang didapat Dasep Ahmadi di usia 60 tahunnya: ''rumah'' baterai....

Catatan Dahlan Iskan

Kang Dasep

Oleh: Dahlan Iskan Semasih mahasiswa pun ia sudah menjuarai lomba robot tingkat...

Rencana Pindah
Catatan Dahlan Iskan

Rencana Pindah

Oleh: Dahlan Iskan Kian simpang siur. Pun setelah seluruh dunia ikut menderita...