IKNPOS.ID – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang membekali calon jamaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui kegiatan manasik haji terintegrasi guna memastikan kesiapan ibadah secara menyeluruh.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang Syamsul Bahri mengatakan manasik haji menjadi bekal penting bagi calon jamaah dalam memahami seluruh rangkaian ibadah, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan ke tanah air.
“Manasik ini menjadi bekal penting agar jamaah memahami alur perjalanan serta tata cara pelaksanaan ibadah dengan baik dan benar, sehingga dapat menjalankan ibadah secara lancar dan mandiri,” ujarnya di Bengkayang, Jumat.
Ia menjelaskan, materi yang disampaikan mencakup prosedur perjalanan ibadah haji dan umrah, mulai dari persiapan di daerah asal, proses di embarkasi, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga tahapan kepulangan.
Selain itu, jamaah juga diingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, serta memahami rukun dan wajib haji agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan sesuai tuntunan syariat.
Dalam kegiatan tersebut, Kemenag juga menekankan prinsip “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan bagi seluruh jamaah.
“Pendekatan tersebut menjadi komitmen Kementerian Agama dalam memastikan seluruh jamaah, termasuk kelompok rentan, dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Untuk tahun ini di Bengkayang ada sebanyak 10 calon haji. Dia berharap seluruh calon jamaah haji semakin siap secara fisik, mental, dan spiritual dalam menunaikan rukun Islam kelima serta mampu meraih haji yang mabrur.