“Pensiun adalah garis finis dari sebuah pengabdian yang mulia, namun bagi kalian yang baru dilantik, ini adalah garis start untuk membuktikan bahwa negara tidak salah memilih kalian.”
Digitalisasi dan Integritas: Pesan Utama Wali Kota
Dalam arahannya, Wali Kota Pontianak mengingatkan bahwa tantangan kota ke depan semakin kompleks. Kehadiran 335 CPNS baru ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak digitalisasi pelayanan publik. Mereka diminta untuk memangkas birokrasi yang berbelit dan menggantinya dengan solusi kreatif yang memudahkan warga.
“Kalian adalah wajah baru Pemerintah Kota Pontianak. Integritas harus menjadi harga mati, dan inovasi harus menjadi nafas dalam bekerja,” tegas Wali Kota di hadapan para abdi negara muda tersebut.
Kepada para pensiunan, Edi berpesan bahwa purna tugas bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal dari fase kehidupan yang baru. Ia berharap para ASN yang memasuki masa purna tugas tetap sehat, bahagia, dan produktif di tengah keluarga maupun masyarakat.
Ia turut mengapresiasi kehadiran mitra strategis seperti PT Taspen, Bank Kalbar, Bank Mandiri Taspen, dan BSI yang selama ini mendampingi ASN memasuki masa purna tugas.
“Saya berharap kolaborasi ini terus diperkuat agar pemenuhan hak-hak ASN purna tugas dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberi rasa aman,” tukasnya.
Dengan pelantikan ini, harapan masyarakat akan pelayanan prima kian membumbung tinggi. Kini, bola panas ada di tangan para CPNS baru untuk membuktikan bahwa semangat muda mereka mampu membawa Pontianak menjadi kota yang lebih maju dan disegani di kancah nasional.