IKNPOS.ID – Sinergi antara dunia pendidikan dan sektor industri kini menjadi kunci utama dalam memacu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Berau. Melalui kolaborasi visioner antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), sebuah terobosan besar dilakukan dengan melibatkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai aktor utama dalam memenuhi kebutuhan benih udang berkualitas tinggi di wilayah tersebut.
Langkah ini bukan sekadar praktik kerja lapangan biasa, melainkan upaya sistematis untuk membangun kemandirian pangan dan ekonomi daerah. Para siswa dibekali dengan teknologi budidaya modern dan pendampingan ahli untuk memproduksi benih udang yang memiliki daya tahan serta laju pertumbuhan unggul. Dengan keterlibatan generasi muda ini, Berau optimistis mampu mengatasi kelangkaan benih yang selama ini menjadi momok bagi para petambak lokal.
Pemerintah meyakini bahwa menyelaraskan kurikulum pendidikan vokasi dengan potensi kekayaan alam daerah akan menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan kompetitif secara global.
“Kami sedang menanam investasi masa depan. Melibatkan siswa SMK dalam produksi benih udang bukan hanya soal memenuhi kuota pasar, tapi soal mencetak tenaga kerja terampil yang siap bertarung di industri global. Bersama YKAN, kita pastikan Berau menjadi pusat inovasi perikanan yang mandiri dan ramah lingkungan,” tegas perwakilan Pemerintah Kabupaten Berau dalam kunjungan ke lokasi budidaya.
Program ini diharapkan mampu menekan ketergantungan petambak pada benih dari luar daerah yang seringkali memiliki risiko penyakit lebih tinggi. Selain mendongkrak produktivitas udang nasional, inisiatif ini juga membuka peluang kewirausahaan bagi para lulusan SMK untuk menjadi pemain utama dalam industri aquaculture. Dengan integrasi antara pelestarian alam dan pemanfaatan ekonomi, Berau kini berada di jalur yang tepat untuk menjadi lumbung udang terkemuka di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berkolaborasi memenuhi benih udang windu bagi petambak, lewat pembenihan dengan melibatkan siswa SMK Negeri 3 Tanjung Batu jurusan perikanan.