IKNPOS.ID – Menghadapi tantangan ekonomi global yang kian dinamis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara kini menjadikan penuntasan kemiskinan sebagai prioritas pembangunan paling krusial. Tidak sekadar menjadi “Pekerjaan Rumah” (PR) besar, Pemkab telah menyusun peta jalan strategi untuk mentransformasi angkatan kerja lokal menjadi tenaga profesional yang memiliki daya saing tinggi di pasar industri maupun sektor mandiri.
Strategi yang digunakan tidak hanya fokus pada pembukaan lowongan kerja konvensional, tetapi juga pada penguatan ekosistem kewirausahaan dan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri raksasa di wilayah setempat, seperti sektor pertambangan dan perkebunan. Melalui integrasi pencari data kerja yang lebih akurat dan pelatihan berbasis kompetensi, Barito Utara optimis dapat menekan angka kemiskinan secara signifikan dalam waktu singkat.
Pemerintah daerah meyakini bahwa kunci utama kesejahteraan daerah terletak pada kualitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan pasar modern.
Angka pengangguran yang bisa terbilang cukup tinggi di Indonesia memang memerlukan perhatian khusus.
Hal ini menjadi PR besar bagi setiap provinsi dalam mewujudkan pemenuhan kebutuhan utama masyarakat.
Hal ini juga menjadi tugas utama untuk diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara
Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah memperkuat validitas data tenaga kerja yang menjadi fondasi utama dalam merumuskan program pemerintah daerah, terutama dalam upaya menekan angka pengangguran.
“Ini bagian dari komitmen kita dalam mendukung program unggulan Bupati, khususnya dalam menekan angka pengangguran. Data harus valid, karena menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) Barito Utara Mastur di Muara Teweh, Rabu.
Menurut dia, program ini merupakan upaya mendukung visi dan misi Bupati Barito Utara melalui pelaksanaan 11 program unggulan terus diperkuat, khususnya pada sektor ketenagakerjaan.